ketik sesuatu lalu enter

author photo
Oleh:
Banyak sekali aktivitas online yang bisa kita lakukan untuk mencari dan menghasilkan uang.

Tapi yang namanya mencari uang melalui aktivitas online punya tantangan dan strategi tersendiri supaya apa yang dikerjakan bisa sukses.
Enak Mana Nyari Duit Lewat Youtube, Website atau Blog?
Beberapa waktu lalu saya mendapatkan sebuah pertanyaan dari salah satu pengguna internet yang mengontak saya melalui contact form blog ini dan menanyakan “Enak mana? Nyari duit lewat youtube, website atau blog?”

Dari pertanyaan tersebutlah akhirnya saya mencoba menjawabnya dalam bentuk artikel. Supaya apa yang saya sampaikan nanti bisa lebih jelas disertai beberapa alasan yang mendasarinya.

Perlu diketahui bahwa youtube, website ataupun blog hanyalah sebuah media. Karena ketiga hal tersebut adalah media maka tidak selamanya website, blog maupun youtube bisa memberikan jaminan bahwa kita bisa menghasilkan uang secara online.

Oleh karena itu, untuk memaksimalkan dan memanfaatkan website, blog maupun youtube bisa menghasilkan duit atau uang ada tantangan dan strategi yang perlu dilakukan.

Misalnya: 
Penyajian Konten yang Berkualitas baik konten tulisan maupun video, konten yang dibuat wajib dipastikan memiliki manfaat bagi pengunjunng (pembaca maupun penonton), konten yang dibuat selalu relevan setiap waktunya, mengetahui cara berpromosi yang baik untuk meningkatkan traffick website, maupun kanal youtube yang dibangun.

1. Penyajian Konten Berkualitas (video maupun tulisan)


Baik youtube maupun website, keduanya apabila dimanfaatkan untuk mencari uang atau duit. Maka kita sebagai pemilik kanal youtube dan pemilik website tentu harus mengetahui bagaimana menyajikan konten yang berkualitas.

1.1 Kualitas Konten Website (blog)


Pada konten website! Untuk menyajikan konten berkualitas kita harus menulis berbagai artikel yang berisi penjelasan dan manfaat dari produk yang ditawarkan pada website yang sedang kita bangun secara lengkap, padat dan lugas.

Sehingga mampu memberikan kepuasan atas informasi yang ingin diketahui pembaca.

Misalnya: website anda adalah salah satu website yang menyediakan jasa desain vector. Selain anda membuat artikel yang menjelaskan jasa anda dan apa keuntungan yang didapatkan bagi pelanggan.

Anda juga perlu membuat berbagai artikel, seperti tutorial membuat desain vector. Sehingga pelanggan akan menemukan website anda dari artikel-artikel tersebut melalui mesin pencari.

Artikel-artikel tersebut berfungsi sebagai lead magnet yang mampu mendatangkan pengunjung ke website anda sehingga mereka mendapatkan informasi lain seperti tawaran jasa yang sedang anda jual.

Oleh karena itu, sebuah website bisnis pasti mempunyai sebuah blog untuk membagikan artikel-artikel online mengenai produk yang mereka tawarkan, pencapaian-pencapaian mereka, event yang mereka adakan dan lain-lain.

Sementara jika anda ternyata tidak memiliki produk online atau jasa yang hendak dijual atau ditawarkan kepada pelanggan. Karena hanya bisa menulis artikel saja.

Maka tentu untuk mencari uang melalui internet anda hanya memerlukan sebuah blog dan bukan website.

Blog yang sukses dan berpotensi untuk menghasilkan uang dari internet adalah blog yang memiliki kekuatan pada konten yang dimilikinya.

Yakni: kontennya berkualitas, berbobot, bermanfaat, dan relevan sepanjang waktu.

Hukumnya masih sama konten sebuah blog harus berisi tulisan atau artikel yang berkualitas dan bermanfaat bagi pembaca. Jika tidak maka tentu blog tak akan mendapatkan kunjungan pembaca serta tidak berpotensi menghasilkan.

Jika pada website kita mendapatkan duit dari penyediaan jasa atau penjualan produk, maka dengan memanfaatkan blog bisa melalui kerjasama content placement maupun monetisasi.

Pembahasan ini bisa dibaca pada artikel lain di: Darimana Blogger Dapat Uang dari Internet?

Ringkasnya!

Kerjasama content placement adalah kerja sama antara kita sebagai blogger atau pemilik blog dengan sponsor atau pihak advertiser untuk menuliskan sebuah artikel review dari produk atau jasa yang dimiliki advertiser.

Tulisan tersebut kemudian diposting ke dalam blog milik blogger. Setelah itu blogger akan mendapatkan bayaran dari pihak advertiser sesuai kesepakatan kerja sama yang sudah disetujui antara blogger dan pihak adveritiser.

Sementara monetisasi blog adalah kegiatan dimana sebuah blog didaftarkan atau diajukan sebagai salah satu publisher iklan. Sehingga blog bisa memiliki penghasilan dari hasil klik iklan yang tayang di blog.

Salah satu publisher iklan yang saat ini digilai blogger adalah Google Adsense. Ini juga berlaku bagi anda yang membangun kanal youtube.

1.2 Kualitas Konten Youtube


Jika website (blog) umumnya wajib menyediakan konten berkualitas dalam bentuk teks atau artikel. Maka konten berkualitas pada kanal youtube anda yang harus dibuat serta dibagikan kepada pelanggan anda adalah konten berupa video.

Hal-hal yang membuat video youtube anda bisa berkualitas tidak hanya terletak pada aspek visualnya saja.

Kualitas lain yang perlu dibangun adalah isi dari sebuah video yang anda bagikan di youtube harus bisa dipastikan bermanfaat bagi penonton anda.

Kalaupun bernilai kurang bermanfaat, setidaknya video tersebut mampu menghibur atau unik. Sehingga ada yang mau menontonnya.

Sebab, di youtube mungkin anda sering melihat dan menilai bahwa konten yang kurang bermanfaat sekali pun ternyata bisa trending dan mendapatkan banyak penonton. Hal tersebut bisa jadi bukan karena isinya yang bermanfaat melainkan kontennya menghibur dan unik.

Jadi, tidak semata-mata hanya pada kualitas konten seperti: kualitas video yang HD, suara video yang bagus, dan berisi informasi yang bermanfaat saja.

Unsur menghibur dan unik menjadi satu faktor yang penting supaya video yang dibuat mau dan dinonton orang.

Oleh karenanya jangan kaget jika video youtube anda sepi penonton, sebab yang menentukan video kita banyak dinonton orang karena video tersebut dibutuhkan penononton. Jadi sangat penting bagi anda untuk mengetahui karakter dari penonton video anda.

Itulah kemudian mengapa anda harus mempunyai strategi jitu untuk membuat penonton melirik video anda.

2. Buatlah Konten yang Relevan dan Berlaku Setiap Saat


Baik konten youtube maupun konten website (blog) keduanya harus mampu menyajikan konten yang relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh pengunjung (pembaca maupun penonton).

Dalam kasus ini, konten relevan adalah konten yang sesuai dengan topik youtube atau website anda. Selain itu, konten tersebut bersifat abadi. Maksud konten tersebut bersifat abadi adalah konten yang dibuat selalu relevan saat dikonsumsi oleh pembaca maupun penonton kapan saja.

Sehingganya konten tidak akan basi jika dikonsumsi dari waktu ke waktu.

Oleh karena itu, jika ada beberapa konten yang dianggap sudah tidak relevan lagi. Sebaiknya konten tersebut wajib terus diperbarui sehingga bisa tetap fresh dan relevan.

Khusus konten di youtube, untuk mengatasi ini cukup membuat video baru lalu pada video lama menyertakan link kepada penonton untuk menyaksikan video yang lebih relevan untuk mereka.

Dengan begitu konten akan selalu tetap fresh dan mendatangkan (penonton maupun pembaca) setiap saat.

3. Mempromosikan Konten Youtube Maupun Website (blog) Anda


Antara youtube dan website (blog) keduanya sama-sama wajib untuk dipromosikan, baik dengan cara mengenalkannya kepada teman terdekat, keluarga, juga penting untuk di share melalui sosial media dan di grub-grub online yang se-topik dengan isi konten youtube maupun website atau blog anda.

Dengan berpromosi, maka akan memberikan peluang yang besar bagi kanal youtube, website atau blog anda mendapatkan penonton maupun pembaca.

Sampai di sini, kita melihat bahwa antara youtube maupun website blog memiliki basis kerja yang sama. Umumnya ada pada konten dan strategi promosi yang baik.

Namun ada beberapa tambahan lain yang perlu anda pikirkan, sehingga anda bisa memutuskan enak mana mencari duit lewat youtube atau website (blog)?

Diantaranya:

4. Tingkat Kesulitan Monetisasi Kanal Youtube dan Blog


Di sini saya akan menganggap website sebagai blog, karena membahas tingkat kesulitan untuk dimonetisasi.

Sebab umumnya setahu saya, sebuah website jarang dimonetisasi dikarenakan cara mereka menghasilkan uang adalah melalui layanan jasa atau produk yang mereka jual. Bahkan justru sebuah website biasanya akan mengeluarkan segelintir modal untuk mempromosikan jasa mereka melalui layanan periklanan untuk mengait konsumen.

Itu setahu saya, mungkin saja ada website yang juga dimonetisasi layaknya blog untuk menghasilkan uang.

Kita lanjutkan…

4.1 Kesulitan Memonetisasi Kanal Youtube


Tingkat kesulitan memonetisasi kanal youtube saat ini berdasarkan peraturan yang dikeluarkan youtube baru-baru ini.

Baca: Peraturan Baru Youtube 2018, Jadi Lebih Selektif

Dimana saat ini bagi kanal youtube yang hendak menjadi mitra youtube melalui program google adsense. Maka setiap kanal youtube minimal wajib memiliki 1.000 subscriber (pengikut) dan 4.000 jam seluruh video youtube diputar atau telah ditonton dalam waktu 12 bulan terakhir.

Jika belum memenuhi syarat tersebut, maka kanal youtube belum bisa ditinjau untuk menjadi salah satu publisher google adsense, menayangkan iklan dan menghasilkan uang.

Oleh karena itu ada tantangan yang perlu dikejar hingga kanal youtube anda layak untuk dimonetisasi.

Selain itu, meski kanal youtube telah memenuhi syarat subscriber dan jumlah menit tontonan tercukupi. Poin lain yang mempengaruhi kanal disetujui untuk dimontisasi adalah kualitas konten.

Kualitas di sini adalah: konten yang original bukan reupload, video yang dibuat menghibur dan bermanfaat, tidak mengandung unsur kekerasan maupun pembunuhan, pornografi, penipuan, perjuadian, pembajakan, dan hal-hal terlarang lainnya.

4.2 Kesulitan Memonetisasi Blog


Meski masih sama dengan youtube dimana kualitas konten adalah salah satu penentu blog disetujui menjadi publisher google adsense.

Keunggulan yang dimiliki blog adalah tidak harus memiliki syarat untuk mendapatkan banyak pengikut atau subscriber seperti youtube. Termasuk tidak ditentukan memenuhi syarat mendapatkan banyak page views atau jumlah total tontonan pada kanal youtube.

Meski page views sangat penting karena berkaitan dengan tinggi rendahnya pendapatan yang dihasilkan blog.

Syarat utama blog supaya bisa mendapatkan persetujuan menjadi publisher google adsense adalah membangun konten yang berkualitas dan original atau tidak mengandung konten terlarang!

Namun agar blog bisa mulai diajukan ke google adsense, sebaiknya minimal blog anda sudah berumur 6 bulan dan kalau perlu sudah memiliki beberapa artikel dan sudah memperoleh hasil serp yang baik di google.

Setidaknya blog atau artikel anda sudah dapat di-index oleh google. Itu saja dulu…

5. Kelebihan dan Kekurangan Youtube Maupun Website (Blog) Berdasarkan Potensi Penghasilan


Jika melihat dari segi penghasilan, sebenarnya tidak ada yang pasti mana yang lebih besar antara youtube, website, atau blog?

Semuanya tergantung konsumen.

Hal ini dikarenakan youtube, website, atau blog hanya menjadi alat distribusi anda untuk memperkenalkan produk, jasa, dan konten yang anda buat kepada konsumen (pembaca, penonton, dan pembeli)

Oleh karenanya beberapa hal yang bisa dilihat hanya potensi penghasilan serta biaya yang mungkin dapat dikeluarkan sebagai modal.

5.1 Kelebihan dan Kekurangan Youtube Berdasarkan Potensi Penghasilan


Bagi anda yang mendayagunakan youtube untuk mencari uang secara online melalui penyajian konten berupa video sekaligus sebagai mitra youtube bekerja sama dengan google adsense atau publisher lain.

Maka tentu penghasilan anda adalah melalui penayangan iklan pada video anda yang dinonton orang dan tergantung pada jumlah views.

Kelebihan
  1. Youtube memiliki sistem yang menghitung bahwa sebuah video yang menayangkan iklan dinonton sebanyak 1000 kali maka video tersebut akan mendapatkan penghasilan sekitar 1 dolar.
  2. Youtube membayar melalui hasil penayangan iklan pada video dan klik iklan oleh penonton.
  3. Banyak pengguna internet lebih suka nonton ketimbang membaca, sehingga tentu saja penghasilan monetisasi lebih menjanjikan.

Berdasarkan hasil wawancara bayu skak di salah satu acara televisi. (saya sudah lupa acara tv nya). Tapi kalau tidak salah tayang di trans tv.

Bayu Skak mengatakan jika dulu per seribu video dinonton maka youtube membayar kurang lebih sekitar 1 dolar. Saat ini mungkin saja youtube telah mengubah sistem perseribu tontonan itu menjadi per sepuluh ribu.

Bayu Skak adalah salah seorang youtuber terkenal yang saat ini telah melambung sukses bersama film komedi besutannya “Yowis Ben” yang banyak mengangkat lokalitas jawa.

Namun pernyataan Bayu Skak tersebut hanya berdasarkan kemungkinan, entah apa alasan mendasarnya namun jika hal tersebut benar maka berat juga untuk mendapatkan 10.000 views lalu mendapatkan 1 dolar.

Kekurangan
  1. Artinya video youtube harus mendapatkan 10.000 views baru mendapatkan pembayaran sekitar 1 dolar.
  2. Membuat video berarti membutuhkan kapasitas data internet yang besar untuk melakukan upload video ke youtube termasuk membutuhkan kapasitas yang besar untuk media penyimpanan digital secara offline.
  3. Pengerjaannya lebih berat karena membutuhkan aplikasi editing video, kemampuan editing, skil pengambilan gambar untuk video, dll.
  4. Jika tidak mempunyai kemampuan editing, maka biasanya membayar orang lain untuk mengedit video.
  5. Tidak mudah di monetisasi sebab kanal youtube harus memenuhi syarat berdasarkan peratuaran dan ketentuan youtube.

Baca Juga: 2 Alternatif Terbaik Monetisasi Video Youtube Selain Google Adsense

5.2 Kelebihan dan Kekurangan Website Berdasarkan Potensi Penghasilan


Dalam kasus ini, saya membedakan website dengan blog. Oleh karena itu jika melihat kekurangan dan kelebihan website dari potensi penghasilan dan modal yang perlu dikeluarkan. diantaranya:

Kelebihan
  1. Website mampu menjangkau pelanggan atau pembeli cukup luas, yakni tidak terbatas antar daerah maupun di negara tertentu saja. Tergantung target pasar website tersebut yang menyasar pembeli Indonesia saja ataukah internasional.
  2. Bisa mendapatkan calon pembeli melalui mesin pencari dan melalui iklan promosi yang dilakukan website.

Kekurangan
  1. Sebuah website umumnya mempunyai modal yang cukup besar untuk membeli hosting maupun domain web.
  2. Membutuhkan tim atau pakar SEO jika pemilik tidak mampu mengelola website sendiri dan tidak mengerti SEO.
  3. Promosi yang dilakukan untuk mencari calon pembeli biasanya mengeluarkan banyak dana untuk mengiklankan website dan mendapatkan calon pembeli.

5.3 Kelebihan dan Kekurangan Blog Berdasarkan Potensi Penghasilan


Sama halnya seperti youtube, blog juga dapat dimanfaatkan untuk memiliki penghasilan melalui monetisasi google adsense. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dan potensi penghasilan yang bisa digapai melalui blog. Diantaranya:

Kelebihan
  1. Blog dapat dibuat secara gratis dan berbayar bila blog yang dibangun menggunakan hosting layaknya sebuah website.
  2. Bisa menghasilkan uang melalui kerjasama content placement, pemasangan iklan mandiri selain monetisasi, dan melalui penawaran jasa atau menjual produk layaknya website.
  3. Bisa dibuat hanya menggunakan subdomain gratis.

Kekurangan
  1. Membutuhkan dana yang besar untuk membeli hosting bagi blog yang ingin di host sendiri layaknya website.
  2. Membutuhkan kemampuan SEO atau jasa SEO agar mendapatkan pengunjung atau pembaca ke blog melalui mesin pencari.
  3. Membutuhkan dana untuk berlangganan domain setiap tahunnya bagi blog yang ingin terlihat lebih dipercaya pembaca.
  4. Membutuhkan banyak page views setiap harinya dan klik iklan oleh pembaca sehingga berkesempatan memiliki penghasilan yang besar dari hasil monetisasi.
  5. Monetisasi blog tidak mudah seperti yang dibayangkan ada banyak proses dan syarat yang perlu dipenuhi berdasarkan peraturan dan ketentuan dari Google Adsense.

4. Simpulan


Dari berbagai hal di atas, sekarang anda telaah sendiri enak mana nyari duit melalui youtube ataukah website maupun blog?

Saran terbaik jika anda memiliki jasa atau produk yang hendak dijual online, selain anda bisa mengandalkan media sosial maupun website.

Langkah terbaik tentu saja melalui blog. Sebab beberapa blog dapat anda buat secara gratis. Namun jika ingin lebih dipercaya maka anda cukup membeli domain dengan harga berkisar seratus ribuan pertahunnya.

Selain itu jika hobi anda adalah menulis, sebaiknya anda memilih blog dan melakukan aktivitas menulis anda di blog. Lalu monetisasi blog anda supaya bisa memiliki penghasilan atau membuka jasa content placement, periklanan mandiri, menjual jasa, dll.

Begitupun sebaliknya! Jika anda menyukai dunia videografi, suka membuat video-video perjalanan, atau umumnya suka membuat video. Maka tentu membangun kanal youtube lebih cocok untuk anda.

Oleh karena itu, simpulan dari tulisan ini adalah jika anda mencari yang enak atau disukai tentu cari yang dekat-dekat dari hobi atau kesukaan anda. Sementara jika anda mencari mana yang memiliki penghasilan yang lebih besar.

Jawabannya tergantung! Tergantung strategi anda…

Tergantung bagaimana anda mampu mendapatkan banyak pengunjung baik pembaca, penonton, maupun pembeli.

Baca juga ulasan lain di: Pilih Mana Jadi Blogger atau Youtuber?

Jika anda tidak memiliki strategi, maka apapun pilihannya youtube, website, maupun blog tidak akan mendatangkan manfaat dan tidak akan menghasilkan apa-apa.

Demikian semoga bermanfaat…

0 komentar

Bantu kami dengan berkomentar secara relevan serta memberikan kritik yang membangun. Komentar yang berisi link hidup tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.