Type something and hit enter

author photo
Post by On
Menjadi seorang blogger yang aktivitasnya menulis artikel online di blog yang dikelolanya, pasti punya perasaan yang tidak terlalu menyenangkan bila telah banyak artikel yang ditulisnya ternyata belum juga bisa mendapatkan pembaca bahkan artikel yang ditulis tidak kunjung terindex dengan baik oleh mesin pencari.

Keresahan tersebut biasanya akan memicu seorang blogger menjadi malas ngeblog, sebagaimana beberapa hari terakhir saya sempat melihat dalam forum dan grub blogger Indonesia yang saya tergabung di dalamnya banyak sekali yang mengalami keresahan ini.

Ada yang merasa heran mengapa artikel yang ditulis di blognya tidak memuncaki kolom perncarian di google?

Padahal ketika artikel tersebut dikopas ke kompasiana malah artikelnya bisa muncul dan artikelnya terindex pada kolom pencarian pertama di google namun pada situs kompasiana.

Sementara artikel dengan judul sama di blognya tidak kunjung muncul ke permukaan. Dengan kata lain artikel tidak terindex oleh mesin pencari pada tulisannya yang diterbitkan melalui situs blognya.
Gambar by: pixabay.com | Blog yang tidak mendapatkan kunjungan pembaca, ibarat sebuah perpustakaan yang tidak mendapatkan pengunjung atau pembacanya.

Permasalahan lain, saya temukan juga ada blogger yang mengatakan bahwa seluruh hasil pencarian google dikuasi oleh tribun. Dimana ketika dia mencari artikel blog yang ditulisnya malah yang muncul pada kolom pencarian utama di google adalah artikel-artikel yang diterbitkan oleh tribun, artikelnya sedikitpun tak memunculkan ekor bahkan ujung kepalanya.

Blogger lain juga ada yang merasa heran mengapa artikel blognya tidak mendapatkan kunjungan pembaca? Kecuali hanya bila artikelnya ia share ke facebook dan sosial media lain barulah artikelnya ada yang baca.

Mengapa hal-hal seperti itu terjadi? Apa sebenarnya yang terjadi sehingga artikel tidak terindex dengan baik di mesin pencari?

Sesulit itukah membuat artikel terindex dan mendapatkan pengunjung membaca artikel yang kita tulis di blog?


Untuk menjawab ini, sebenarnya terlampau banyak penyebabnya. Tetapi, umumnya 5 penyebab berikut ini yang paling dominan dalam mempengaruhi artikel blog kita tidak terindex di mesin pencari atau sulit ditemukan pembaca di mesin pencari.

1. Judul Artikel Blog Tidak Mengandung Keyword (Kata Kunci)


Penyebab pertama bisa disebabkan pada judul artikel blog yang ditulis ternyata tidak disisipkan keyword (kata kunci) khusus untuk bisa memunculkan artikel blog dalam pencarian google. Kata kunci yang dimaksud adalah kata kunci khusus yang memang banyak digunakan user / pengguna internet dalam mencari sebuah informasi melalui kolom pencarian search engine seperti google.

  • Misalnya ketika kita akan mencari sebuah informasi menganai hal-hal yang bisa meningkatkan trafick blog, pastinya akan muncul dipikiran kita untuk mengetik di kolom pencarian search engine seperti: “cara meningkatkan trafick blog, bagaimana meningkatkan trafick blog, apa saja yang membuat trafick blog meningkat?” Serta beberapa kata atau keyword lain yang ada dipikiran kita saat itu.

Dengan mengetahui keyword yang umumnya akan diketik calon pembaca pada kolom search engine baik berdasarkan feeling dan hasil riset keyword. Sebagai penulis artikel blog kita perlu menyisipkan keyword ke judul artikel blog agar artikel yang ditulis menjadi mudah dikenali oleh mesin pencari sehingga artikel berpotensi mendapatkan pembaca melalui referensi mesin pencari seperti google, yahoo, dll.

2. Keyword yang Digunakan, Sangat Tinggi Pesaingnya


Masalah lain yang bisa terjadi adalah kita ternyata menggunakan keyword yang banyak pesaingnya terlebih keyword yang digunakan sangat berat karena telah dikuasai oleh website-website kelas atas yang prestasinya di mesin pencari sudah sangat bagus.

Misalnya ketika kita akan menulis sebuah artikel, sebelum menulis cobalah untuk melakukan pencarian di internet mengenai topik yang akan ditulis? Apakah sudah ada blog lain yang membahasnya?

Jika ternyata artikel yang akan kita tulis sudah banyak yang membahasnya maka asumsi pertama keyword termasuk materi yang akan kita tulis sudah memiliki banyak pesaing. Tapi, meski memiliki banyak pesaing itu belum menjadi masalah yang berarti bila ternyata pesaing adalah blog-blog yang menurut kita, bisa kita ungguli.

Jadi, kita bisa menganalisis blog-blog yang sudah membahas lebih dulu topik yang akan kita tulis, kita bisa menganalisis empat sampai lima tulisan paling atas yang muncul di hasil pencarian. Lalu melihat dan pelajari isi artikelnya apakah masih ada pembahasan yang kurang?

Lihat, mungkin saja artikel yang ditulis belum membahas informasi yang lengkap serta bisa saja masih membingungkan pembaca.

Jika, kira-kira empat dan lima artikel teratas yang muncul ternyata membahas informasi yang kurang lengkap maka tidak terlalu masalah jika kamu menulis artikel serupa dengan keyword yang sama.

Namun, jika selain memiliki pesaing yang banyak, ternyata ada juga website besar yang telah menguasai keyword tersebut seperti website-website terkenal tribun, jalantikus, dan blog-blog besar lainnya yang memiliki puluhan ribu pengunjung perhari.

Maka, artinya bukan hanya keyword yang menjadi masalah tapi pesaingnya juga berat karena website dan blog-blog seperti itu sudah memiliki reputasi yang baik di mata mesin pencari, dan tentu saja mengungguli blog kita yang mungkin masih baru dan dalam tahap membangun.

Namun, jika tetap ingin menulis dengan topik yang sama seperti yang sudah dibahas oleh blog-blog terkenal. Tidak begitu masalah. Hanya saja perlu dimaklumi jika nantinya artikel sulit ditemukan pada halaman pertama di hasil pencaria google dan search engine lainnya.

3. Artikel yang Ditulis tidak Dibagikan dengan Cara yang Wajar


Salah satu faktor lain yang menyebabkan artikel blog mudah mendapatkan kunjungan dan pembaca dari mesin pencari adalah artikel blog juga perlu dibagikan atau dipromosikan dengan cara yang wajar.

Dikutip dari panduanIM.com bahwa SEO saat ini sudah tidak sama dengan SEO jaman dulu, dimana bukan hanya keyword yang menjadi penentu tulisan kita muncul di mesin pencari. Tulisan yang dibuat harus juga dipromosikan atau dibagikan di media sosial dengan cara yang wajar sehingga kunjungan pembaca bisa dianalisis berapa lama ia membaca artikel blog kita.

Sebagaimana salah satu algoritma google saat ini memiliki sistem yang bekerja untuk menilai bagaimana respon pembaca ketika membaca artikel blog kita. Dimana jika ternyata sistem tersebut membaca bahwa pengunjung nyaman dan berlama-lama dalam membaca artikel blog yang kita tulis. Maka sistem akan menganggap artikel blog yang ditulis berkualitas dan bermanfaat. 

Jika semakin tinggi sistem membaca bahwa pengunjung nyaman membaca artikel blog kita. Maka hal ini dipercaya akan memberikan dampak yang baik bagi artikel blog untuk muncul di halaman utama pencarian google.

Meski demikian, dalam membagikan atau mempromosikan artikel atau tulisan blog di media sosial harus dilakukan dengan wajar sehingga terhindar dari aktivitas yang merugikan atau SPAM. 

Oleh karenanya, sebisa mungkin saat membagikan artikel yang ditulis pada forum dan grub online yang memiliki topik yang sama dengan artikel yang ditulis. Jangan sampai artikel bertopik Teknologi malah dibagikan kepada forum online atau grub memasak.

Selain itu, batasi aktivitas promosinya secara wajar cukup hanya dibagikan kepada forum dan grub online setopik saja, jangan dibagikan di semua grub dan seluruh forum apalagi di share dalam jumlah yang tinggi. Hal ini malah akan dianggap sebagai SPAM dan merusak kualitas artikel yang ditulis  termasuk kualitas blog di mata mesin pencari.

4. Artikel Blog Tidak di Optimasi dengan Baik untuk Keperluan SEO


Dalam dunia blogging ada istilah yang orang-orang kenal dengan SEO atau Search Engine Optimization. SEO sendiri oleh beberapa orang diartikan sebagai upaya atau teknik khusus yang perlu dipelajari oleh pemilik webiste maupun blog untuk membuat blog maupun website mereka dapat terindex di mesin pencari.

Sementara optimasi artikel blog untuk keperluan SEO adalah upaya menjadikan artikel blog yang ditulis menjadi ramah terhadap mesin pencari, termasuk memuat informasi bermanfaat, berkualitas, mengulas informasi dengan lengkap serta bukan merupakan tulisan dari hasil plagiasi (copas).

Salah satu upaya untuk mengoptimasi artikel blog menjadi SEO adalah memasukkan keyword khusus melalui judul blog, isi blog, hingga melakukan optimasi SEO dengan mencustom URL blog dengan keyword.

Oleh karenanya sebelum memutuskan menulis artikel di blog sebaiknya terlebih dahulu melakukan riset keyword untuk keperluan dalam mengoptimasi artikel dengan kata kunci pada judul hingga isi artikel.

Namun, satu hal yang perlu diperhatikan dalam memasukan keyword pada isi artikel blog harus dilakukan secara wajar. Dimana keyword yang dimasukan tidak boleh dilakukan secara berlebihan sebab akan menyebabkan tindakan tersebut menjadi berbahaya bagi kelangsungan blog.

Tindakan memasukan keyword secara berlebihan dengan menumpuk banyak keyword di dalam artikel blog adalah tindakan yang dikenal dengan istilah keyword stuffing. Tindakan ini bukan malah membuat artikel blog mudah terindex dan mendapatkan pembaca malah membuat artikel menghilang dari SERP Google.

5. Belum Menggunakan Template Blog yang SEO dan Responsif


Template blog yang SEO dan responsif sebenarnya hanya sebagai faktor pendukung saja, sebab dengan memiliki template blog yang SEO dan sudah responsif akan dengan mudah bagi pengunjung untuk membaca artikel di blog menggunakan perangkat yang beragam: baik menggunakan ponsel, tablet, maupun PC.

Karena itu, fungsi responsif sebuah template sangat bermanfaat untuk memberikan kenyamanan terhadap pembaca dalam membaca artikel-artikel kita di blog. 

Dari itu, jika masih menggunakan template blog yang belum mendukung fitur responsif, dimana antarmuka blog belum otomatis menyesuaikan tampilan web dengan perangkat yang digunakan user / pembaca. Maka pembaca hanya akan nyaman membaca blog dalam versi dekstop saja. 

Padahal saat ini, membaca sudah banyak dilakukan melalui media ponsel seperti android dan tablet. Itulah mengapa penting menggunakan template blog yang sudah Responsif.

Sementara fitur SEO pada template blog salah satunya adalah template blog sudah menggunakan kode HTML yang ramah terhadap mesin pencari dan memiliki kualitas dan kemampuan loading yang cukup cepat.

***

Sebenarnya masih banyak persoalan dan penyebab yang bisa membuat artikel tidak terindex di google dan membuat blog sulit mendapatkan pengunjung serta pembaca. Tetapi lima penyebab utama di atas saya pikir sudah bisa menjadi pertimbangan bagi teman-teman blogger untuk mendayagunakan semua kemampuannya dalam bersaing dengan penulis blog (blogger) indonesia yang lain.

Intinya tetap semangat, Insya Allah selalu dimudahkan untuk setiap usaha dan kerja keras yang dilakukan...

Happy Blogging dan Sukses Selalu....

Mohon tidak berkomentar dengan link aktif, termasuk berpromosi jasa dan lain-lain. Karena akan langsung dihapus

Click to comment