Type something and hit enter

author photo
Post by On
Tidak bisa dipungkiri bahwa Google Adsense hingga kini masih memiliki daya tarik yang kuat untuk kalangan internet marketer termasuk seorang blogger. Hal ini dikarenakan Google Adsense merupakan publisher iklan terbesar di dunia yang memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas dan tidak terbatas sehingga memberikan harapan besar untuk setiap internet marketer terutama blogger dalam menjadikan aktivitas blogging mereka memiliki penghasilan.

Di luar sana kamu mungkin sudah pernah mendengar banyak kisah blogger sukses yang memiliki pendapatan puluhan dollar hingga ratusan juta rupiah dari aktivitas mereka sebagai internet marketer dan blogger.
cara saya diterima google adsense full approve
Tetapi untuk tulisan saya kali ini bukanlah sebuah motivasi sukses dan memang tidak akan memberikan jaminan bahwa kamu akan menjadi sukses seperti blogger-blogger yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya.

Tetapi satu hal yang pasti! Sebuah referensi selalu mendatangkan manfaat untuk pembacanya.

Kita semua tahu bahwa untuk menjadi seorang publisher Google Adsense ada banyak proses yang harus dilewati! Termasuk harus memiliki kesiapan mental bila sewaktu-waktu kita malah ditolak terus menerus saat melakukan pengajuan Google Adsense.

Setiap blogger memiliki pengalaman dari permasalahan yang mereka hadapi ketika mendaftar sebagai publisher Google Adsense hingga akhirnya mereka diterima.

Sehingganya bersama tulisan ini! Saya akan sedikit berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya coba terapkan ketika melakukan pengajuan Google Adsense blog hingga diterima.

Namun sebelum membahas bagaimana cara saya hingga diterima sebagai Publisher Google Adsense! Ada baiknya kamu mungkin perlu membaca beberapa pengalaman saya saat pertama kali mencoba Google Adsense blog sebelum akhirnya disetujui.

Kisah Saya Saat Pertamakali Berkenalan dan Menjalankan Adsense


Pertama kali saya mencoba Google Adsense yakni melalui akun youtube! Padahal saat itu saya telah memiliki satu buah blog namun setiap kali melakukan pengajuan Google Adsense saya malah sering mendapatkan balasan email dari google bahwa blog saya tidak memenuhi kriteria Google Adsense.

Saat itu saya berpikir mungkin blog saya belum memiliki rating yang bagus di search engine termasuk page view yang masih di bawah rata-rata.

Lambat laun saya malah makin malas dalam mengelola blog hingga akhirnya di suatu waktu saya membaca dan mencari berbagai macam tutorial dan termasuk menengok pengalaman-pengalaman blogger lain.

Dari kisah-kisah mereka tersebut saya akhirnya menemukan satu pencerahan bahwa mendaftar Google Adsense dapat langsung diterima bila kita mengajukan pendaftaran Google Adsense tersebut melalui youtube. Saat itu pendaftaran google adsense melalui youtube belum dibatasai dengan syarat channel youtube harus sudah memiliki 10.000 view seperti sekarang.

Saat menjalankan Adsense melalui youtube dan dalam beberapa bulan kemudian setelah akun Adsense saya mencapai pendapatan di atas 10 dollar akhirnya saya mendapatkan satu PIN verifikasi akun Adsense saya.

Namun sesuatu yang menjadi sebuah harapan saya tidak dapat terpenuhi. Google Adsense yang dihubungkan dengan youtube saat itu tidak bisa dihubungkan langsung dengan blog. Melainkan saya diharuskan mengajukan blog ke Google Adsense secara terpisah dengan syarat blog telah berdomain TLD padahal saat itu saya telah dapat menayangkan iklan di video youtube.

Mengapa di blog tidak bisa dan harus diajukan secara terpisah? Hanya pihak Google yang memiliki kewenangan menanggapi ini!

Dilema Harus Menggunakan Domain TLD atau Tetap Pada Blogspot

beli domain atau tidak?
Akhirnya karena memiliki keinginan besar agar blog saya dapat menayangkan iklan google adsense. Saya mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah domain TLD. Padahal dalam hati berat juga mengeluarkan beberapa rupiah untuk membeli domain.

Namun setelah ditelusuri lebih jauh! Saya sebenarnya telah diuntungkan karena tidak harus membeli dan menyewa hosting pertahun dengan biaya yang lumayan besar. Sebab hosting saya langsung dari layanan google dan saya hanya perlu membeli domain seharga seratusan ribu rupiah per tahunnya yang tentunya itu hanya sekitar 2 - 3% dari biaya hosting pertahun bila memilih self host.

Setelah saya menggunakan Domain TLD saat itu adalah domain dot-COM. Mulailah saya mengajukan diri lagi sebagai Publisher Google Adsense untuk yang kesekian kalinya.

Akhirnya.., saya ditolak lagi!

Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Full Approve – Tidak bisa dipungkiri bahwa Google Adsense hingga kini masih memiliki daya tarik yang kuat untuk kalangan internet marketer termasuk seorang blogger. Hal ini dikarenakan Google Adsense merupakan publisher iklan terbesar di dunia yang memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas dan tidak terbatas sehingga memberikan harapan besar untuk setiap internet marketer terutama blogger dalam menjadikan aktivitas blogging mereka memiliki penghasilan.  Di luar sana kamu mungkin sudah pernah mendengar banyak kisah blogger sukses yang memiliki pendapatan puluhan dollar hingga ratusan juta rupiah dari aktivitas mereka sebagai internet marketer dan blogger.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense  Tetapi untuk tulisan saya kali ini bukanlah sebuah motivasi sukses dan memang tidak akan memberikan jaminan bahwa kamu akan menjadi sukses seperti blogger-blogger yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya.  Tetapi satu hal yang pasti! Sebuah referensi selalu mendatangkan manfaat untuk pembacanya.  Kita semua tahu bahwa untuk menjadi seorang publisher Google Adsense ada banyak proses yang harus dilewati! Termasuk harus memiliki kesiapan mental bila sewaktu-waktu kita malah ditolak terus menerus saat melakukan pengajuan Google Adsense.  Setiap blogger memiliki pengalaman dari permasalahan yang mereka hadapi ketika mendaftar sebagai publisher Google Adsense hingga akhirnya mereka diterima.  Sehingganya bersama tulisan ini! Saya akan sedikit berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya coba terapkan ketika melakukan pengajuan Google Adsense blog hingga diterima.  Namun sebelum membahas bagaimana cara saya hingga diterima sebagai Publisher Google Adsense! Ada baiknya kamu mungkin perlu membaca beberapa pengalaman saya saat pertama kali mencoba Google Adsense blog sebelum akhirnya disetujui.  Kisah Saya Saat Pertamakali Berkenalan dan Menjalankan Adsense  Pertama kali saya mencoba Google Adsense yakni melalui akun youtube! Padahal saat itu saya telah memiliki satu buah blog namun setiap kali melakukan pengajuan Google Adsense saya malah sering mendapatkan balasan email dari google bahwa blog saya tidak memenuhi kriteria Google Adsense.  Saat itu saya berpikir mungkin blog saya belum memiliki rating yang bagus di search engine termasuk page view yang masih di bawah rata-rata.  Lambat laun saya malah makin malas dalam mengelola blog hingga akhirnya di suatu waktu saya membaca dan mencari berbagai macam tutorial dan termasuk menengok pengalaman-pengalaman blogger lain.  Dari kisah-kisah mereka tersebut saya akhirnya menemukan satu pencerahan bahwa mendaftar Google Adsense dapat langsung diterima bila kita mengajukan pendaftaran Google Adsense tersebut melalui youtube. Saat itu pendaftaran google adsense melalui youtube belum dibatasai dengan syarat channel youtube harus sudah memiliki 10.000 view seperti sekarang.  Saat menjalankan Adsense melalui youtube dan dalam beberapa bulan kemudian setelah akun Adsense saya mencapai pendapatan di atas 10 dollar akhirnya saya mendapatkan satu PIN verifikasi akun Adsense saya.  Namun sesuatu yang menjadi sebuah harapan saya tidak dapat terpenuhi. Google Adsense yang dihubungkan dengan youtube saat itu tidak bisa dihubungkan langsung dengan blog. Melainkan saya diharuskan mengajukan blog ke Google Adsense secara terpisah dengan syarat blog telah berdomain TLD padahal saat itu saya telah dapat menayangkan iklan di video youtube.  Mengapa di blog tidak bisa dan harus diajukan secara terpisah? Hanya pihak Google yang memiliki kewenangan menanggapi ini!  Dilema Harus Menggunakan Domain TLD atau Tetap Pada Blogspot  Akhirnya karena memiliki keinginan besar agar blog saya dapat menayangkan iklan google adsense. Saya mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah domain TLD. Padahal dalam hati berat juga mengeluarkan beberapa rupiah untuk membeli domain.  Namun setelah ditelusuri lebih jauh! Saya sebenarnya telah diuntungkan karena tidak harus membeli dan menyewa hosting pertahun dengan biaya yang lumayan besar. Sebab hosting saya langsung dari layanan google dan saya hanya perlu membeli domain seharga seratusan ribu rupiah per tahunnya yang tentunya itu hanya sekitar 2 - 3% dari biaya hosting pertahun bila memilih self host.  Setelah saya menggunakan Domain TLD saat itu adalah domain dot-COM. Mulailah saya mengajukan diri lagi sebagai Publisher Google Adsense untuk yang kesekian kalinya.  Akhirnya.., saya ditolak lagi!  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Mula-mula dikarenakan blog yang tidak memenuhi kriteria, konten artikel yang dianggap terpotong, menu navigasi yang membingungkan, hingga pada masalah konten blog yang tidak memadai.   Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Dari hari ke hari hingga bulan ke bulan saya terus memperbaiki itu, termasuk mengikuti beberapa saran untuk menunggu umur blog hingga 6 bulan setelah menggunakan domain TLD!  Suatu ketika mentoklah saya akhirnya pada konten blog yang belum memadai! Dan lagi-lagi masih mendapatkan penolakan di usia blog yang sudah hampir masuk tahun ke 3 (tiga) dengan kunjungan blog saat itu sudah hampir mencapai 3K dalam sehari.  Akhirnya Saya Putus Asah Tetapi dengan Harapan yang Masih Sangat Tinggi  Jujur saja saya agak kecewa dan putus asah! Betapa tidak perjuangan besar hampir mencapai tiga tahun blogging dan membangun blog saya yang saat itu. Malah selalu mendapatkan penolakan Google Adsense dengan balasan konten yang belum memadai.  Setelah beberapa persoalan itu menjadi lebih rumit! Saya memilih untuk mencari jawabannya dengan melakukan searching di internet dan tentu saja masih mengandalkan sang empu yaitu Google. Banyak solusi yang ditawarkan salah satunya saya diharuskan memperbaiki konten blog dengan menaikan standar gizi tulisan agar lebih banyak manfaatnya bagi pembaca kemudian mencoba lagi mengajukan blog ke Google Adsense.  Saat itu ada banyak ulasan dan tips yang saya temukan mengenai permasalahan agar blog mudah diterima google adsense.  Namun hanya dua tips yang menjadi pilihan saya saat itu!  Yakni memperbaiki konten blog dimana saya harus meningkatkan kualitas artikel di blog saya atau membuat blog baru!  Namun karena sudah terlanjur patah hati pada blog yang pertama. Saya pun memilih untuk membuat blog baru saja dan siapa yang mengira bahwa pilihan ini akhirnya membawa saya ke sini dan mendapatkan satu akun adsense full approve yang bisa saya hubungkan ke blog blogspot atau blog dengan domain TLD.  Cara Saya! Diterima saat Daftar Google Adsense Blog  1. Membuat Blog Baru Blogspot  Alasan mengapa saya memilih untuk membuat blog baru selain oleh permasalahan yang sudah saya sebutkan di atas! Beberapa alasan lain dikarenakan blog baru belum memiliki citra buruk dan citra baik.  Dimana blog masih bersifat lugu, polos, dan belum berdosa.  Intinya yah blog masih netral di mata pembaca termasuk oleh mata reviewer google adsense. Sehingga potensi blog dinilai dengan baik tanpa baper lebih terkesan mendekati akan dilihat secara adil tanpa memperhatikan blog sudah pernah memiliki citra buruk sebelumnya.  Selain itu! Saya merasa bahwa saya akan lebih fokus untuk mengembangkan satu blog yang saya khususkan untuk mencoba peruntungan Google Adsense.  2. Membeli dan Menggunakan Domain Baru TLD Indonesia /.id/  Saran beberapa blogger mastah yang sudah terkenal sepak terjangnya seperti mas sugeng dan mas ghe jhon. Mereka lebih menyarankan agar saat mengajukan diri untuk menjadi publisher google adsense sebaiknya gunakan blog berdomain TLD sebab bilamana akun adsense disetuji nantinya maka saya akan mendapatkan akun adsense full approved di mana saya bisa memasangkan iklan adsense tersebut di semua blog yang saya miliki. Termasuk pada blog blogspot yang gratisan maupun yang sudah berdomain premium asalkan blog tidak melanggar peraturan google adsense seperti blog kopas, blog aplikasi bajakan, dan blog-blog yang melanggar hak cipta digital.  Saya sebagai seorang blogger pemula! Tentunya menurut saja... Meski saya tahu bahwa saya telah mencoba mengajukan blog dengan domain TLD juga sebelumnya namun mendapatkan penolakkan. Saya mencoba lagi...  3. Membuat 60 Buah Artikel Pertama untuk Blog  Sebuah blog memang harus memiliki konten setidaknya beberapa artikel kalau perlu bisa mencapai lebih dari 60 buah artikel. Meski sebenarnya kita tahu bahwa pihak google adsense tidak mematok berapa syarat jumlah artikel yang harus dimiliki blog saat mengajukan diri ke google adsense.  Tapi kita tetap saja harus mengisi konten. Sebab konten blog merupakan salah satu penilaian oleh google adsense.  Sampai di sini mungkin diantara kamu ada yang bertanya! Artikel apa sajakah yang saya tulis di blog tersebut?  Saya hanya mengisi konten blog tersebut dengan beberapa cerita, puisi, cerpen, opini, hingga argumen lepas dan tidak ada sama sekali artikel-artikel besar seperti artikel gosip, artikel bola, hingga panduan blogging yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang.  Saya hanya menulis sejenis tulisan harian di blog tersebut sehingga blog malah tampak dan bisa dibilang sebagai blog pribadi.  Satu hal yang perlu dicatat dalam menyiapkan 60 buah artikel adalah menulis konten asli dan menghindari kopas. Bahkan saya tidak terlalu memperdulikan berapa jumlah kata per-satu artikel yang harus saya tulis.  Sebab jika ingin menghitung jumlah kata dalam puisi! Maka pasti jarang mendapatkan jumlah kata di atas 200 kata per artikel khusus untuk tulisan puisi sementara untuk tulisan cerita, cerpen, opini, dan gagasan lepas bisa mencapai sekitar 600 hingga 800 kata tiap tulisan dan mungkin saja mencapai 1000.  Saat itu saya tidak mementingkan dan membuat target membuat artikel di atas 1000 Kata. Seperti yang disarankan blogger-blogger mastah.  Baca Juga: Pertanyaan Umum Syarat Google Adsense Mudah diterima  4. Menggunakan Template Blog Brosense Buatan Mas Sugeng  Beberapa blogger menyarankan untuk menggunakan template Brosense saat mengajukan google adsense. Saya tidak begitu berpikir bahwa sebuah template blog memiliki pengaruh dan penilaian untuk pengajuan google adsense. Tapi satu hal yang pasti bahwa akun adsense saya diterima melalui blog baru dengan template brosense buatan Mas Sugeng.  Ada beberapa hal menurut saya kenapa template ini sangat bagus untuk digunakan! Hal yang pertama template blog ini telah mendukung SEO, Responsive, dan Sangat Ringan. Tipografi template yang minimalis membuat template tampak sederhana dan rapih membuat blog menjadi sangat ramah bagi pengunjung. Pokoknya cukupe okelah menurut saya...  Selain itu isunya template blog ini sebenarnya dibuat khusus untuk calon publisher adsense yang ingin mengajukan diri ke google adsense termasuk meningkatkan pendapatan CTR Adsense.  5. Membuat Menu Navigasi: About, Kontak, dan Daftar Isi  Banyak blogger menyarankan bahwa menu navigasi sebaiknya berisi Disclaimer dan Privacy Policy web selain About, Kontak, dan Daftar Isi. Namun entah mengapa saya melanggar saran ini.  Saya malah hanya membuat 3 menu navigasi utama berisi About atau Profil, Kontak, dan Daftar Isi saja.   Pada menu Profil saya mendeskripsikan profil saya dan blog saya tersebut sebagai sebuah blog pribadi dengan panjang kata tidak melebihi 200 - 300 kata.  Samahalnya juga dengan menu Kontak saya hanya mendeskripsikan diri secara singkat dan menautkan beberapa akun sosial media, email, dan nomor WA saya.  Sementara pada Daftar Isi saya mengisi kode HTML yang berfungsi menampilkan seluruh isi blog saya dalam satu halaman.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Sementara untuk Label atau Kategori Postingan saya membiarkannya saja berada pada widget atau badan blog dan tidak membuat menu navigasi khusus untuk mengarah kesana.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Yap... saya hanya memasang widget kategori pada badan blog saja.  6. Menunggu 5 atau Hampir Mendekati 6 Bulan Kemudian Mengajukan Blog Ke Google Adsense  Saat membuat blog baru! Saya menahan diri saya hingga usia atau umur blog mendekati 6 bulan lalu mengajukan blog ke google adsense dengan blog hanya memiliki 60 buah artikel bahkan saat itu visitor blog perharinya tidak melebihi 100 bahkan di waktu-waktu sepi pengunjung hanya mendapatkan 10 visitor perhari.  Hal tersebut dirasa wajar mengingat konten blog yang saya tulis adalah konten yang tidak memiliki niche yang banyak digemari orang seperti berita, informasi it, tutorial blogging, dan tips menarik.  Melainkan saya hanya menulis tulisan yang bersifat seperti diary. Mengingat blog tersebut sengaja saya buat dan jadikan blog pribadi saja!  7. Membuat 4 Artikel saat dalam Masa Review Google Adsense  Sebenarnya disarankan untuk menyiapkan 7 buah artikel atau lebih dari itu untuk persiapan dalam memasuki tahap review google adsense hingga iklan muncul di blog atau ditolak.  Namun saat itu saya hanya mampu menyiapkan 4 buah artikel siap posting untuk blog.  Setelah mengajukan diri ke google Adsense saya diharuskan untuk membuat satu kode iklan untuk dipasangkan di blog.  Setelah melakukan semua itu!  Banyak blogger menyarankan untuk menyiapkan beberapa jumlah artikel untuk di posting setiap hari 1 artikel saat masa pengajuan google adsense. Ini dilakukan agar blog tampak terlihat update dan memiliki potensi yang besar untuk disetujui.  Alhasil pada tahap review google adsense tersebut saya memosting sedikitnya 1 buah artikel perhari tiap pagi di jam 08.xx Wita  Hingga pada hari ke tiga akhirnya Iklan Muncul dan saya mendapatkan pemberitahuan dari google via email bahwa Blog saya telah diterima dan kini sudah dapat menayangkan iklan di blog.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense 1 buah artikel yang tersisa dari 4 buah artikel saya posting lagi di hari ke empat pada jam yang sama dan di hari ke empat itu saya menerima email lagi dari google yang informasinya akun adsense saya telah diterima full approve dimana saya dapat langsung menayangkan iklan pada blog apa saja yang saya miliki selama blog masih mematuhi kebijakan google adsense.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Hari itu hati saya sangat gembira dan bersyukur Alhamdulillah akhirnya usaha dan doa saya dijabah juga oleh Allas Swt. Begitu gembiranya saya hari itu bahkan untuk makan pun saya lupa. Saya malah sibuk untuk mulai melangkah dan konsisten untuk menuliskan konten berkualitas lagi bermanfaat untuk pembaca-pembaca blog saya.  Namun satu hal yang pasti cara yang saya lakukan di atas mungkin berbeda dengan apa yang akan anda dapatkan! Tetapi setidaknya tulisan ini dapat menjadi gambaran dan referensi kamu dalam menindaklanjuti kesiapan kamu ketika akan memulai dan mencoba peruntungan di google adsense. Selamat mencoba dan jangan lupa berkomentar tentang pengalaman kamu mengikuti ulasan saya di atas.  Salam blogging dan sukses selalu teman-teman...
Mula-mula dikarenakan blog yang tidak memenuhi kriteria, konten artikel yang dianggap terpotong, menu navigasi yang membingungkan, hingga pada masalah konten blog yang tidak memadai. 

Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Full Approve – Tidak bisa dipungkiri bahwa Google Adsense hingga kini masih memiliki daya tarik yang kuat untuk kalangan internet marketer termasuk seorang blogger. Hal ini dikarenakan Google Adsense merupakan publisher iklan terbesar di dunia yang memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas dan tidak terbatas sehingga memberikan harapan besar untuk setiap internet marketer terutama blogger dalam menjadikan aktivitas blogging mereka memiliki penghasilan.  Di luar sana kamu mungkin sudah pernah mendengar banyak kisah blogger sukses yang memiliki pendapatan puluhan dollar hingga ratusan juta rupiah dari aktivitas mereka sebagai internet marketer dan blogger.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense  Tetapi untuk tulisan saya kali ini bukanlah sebuah motivasi sukses dan memang tidak akan memberikan jaminan bahwa kamu akan menjadi sukses seperti blogger-blogger yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya.  Tetapi satu hal yang pasti! Sebuah referensi selalu mendatangkan manfaat untuk pembacanya.  Kita semua tahu bahwa untuk menjadi seorang publisher Google Adsense ada banyak proses yang harus dilewati! Termasuk harus memiliki kesiapan mental bila sewaktu-waktu kita malah ditolak terus menerus saat melakukan pengajuan Google Adsense.  Setiap blogger memiliki pengalaman dari permasalahan yang mereka hadapi ketika mendaftar sebagai publisher Google Adsense hingga akhirnya mereka diterima.  Sehingganya bersama tulisan ini! Saya akan sedikit berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya coba terapkan ketika melakukan pengajuan Google Adsense blog hingga diterima.  Namun sebelum membahas bagaimana cara saya hingga diterima sebagai Publisher Google Adsense! Ada baiknya kamu mungkin perlu membaca beberapa pengalaman saya saat pertama kali mencoba Google Adsense blog sebelum akhirnya disetujui.  Kisah Saya Saat Pertamakali Berkenalan dan Menjalankan Adsense  Pertama kali saya mencoba Google Adsense yakni melalui akun youtube! Padahal saat itu saya telah memiliki satu buah blog namun setiap kali melakukan pengajuan Google Adsense saya malah sering mendapatkan balasan email dari google bahwa blog saya tidak memenuhi kriteria Google Adsense.  Saat itu saya berpikir mungkin blog saya belum memiliki rating yang bagus di search engine termasuk page view yang masih di bawah rata-rata.  Lambat laun saya malah makin malas dalam mengelola blog hingga akhirnya di suatu waktu saya membaca dan mencari berbagai macam tutorial dan termasuk menengok pengalaman-pengalaman blogger lain.  Dari kisah-kisah mereka tersebut saya akhirnya menemukan satu pencerahan bahwa mendaftar Google Adsense dapat langsung diterima bila kita mengajukan pendaftaran Google Adsense tersebut melalui youtube. Saat itu pendaftaran google adsense melalui youtube belum dibatasai dengan syarat channel youtube harus sudah memiliki 10.000 view seperti sekarang.  Saat menjalankan Adsense melalui youtube dan dalam beberapa bulan kemudian setelah akun Adsense saya mencapai pendapatan di atas 10 dollar akhirnya saya mendapatkan satu PIN verifikasi akun Adsense saya.  Namun sesuatu yang menjadi sebuah harapan saya tidak dapat terpenuhi. Google Adsense yang dihubungkan dengan youtube saat itu tidak bisa dihubungkan langsung dengan blog. Melainkan saya diharuskan mengajukan blog ke Google Adsense secara terpisah dengan syarat blog telah berdomain TLD padahal saat itu saya telah dapat menayangkan iklan di video youtube.  Mengapa di blog tidak bisa dan harus diajukan secara terpisah? Hanya pihak Google yang memiliki kewenangan menanggapi ini!  Dilema Harus Menggunakan Domain TLD atau Tetap Pada Blogspot  Akhirnya karena memiliki keinginan besar agar blog saya dapat menayangkan iklan google adsense. Saya mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah domain TLD. Padahal dalam hati berat juga mengeluarkan beberapa rupiah untuk membeli domain.  Namun setelah ditelusuri lebih jauh! Saya sebenarnya telah diuntungkan karena tidak harus membeli dan menyewa hosting pertahun dengan biaya yang lumayan besar. Sebab hosting saya langsung dari layanan google dan saya hanya perlu membeli domain seharga seratusan ribu rupiah per tahunnya yang tentunya itu hanya sekitar 2 - 3% dari biaya hosting pertahun bila memilih self host.  Setelah saya menggunakan Domain TLD saat itu adalah domain dot-COM. Mulailah saya mengajukan diri lagi sebagai Publisher Google Adsense untuk yang kesekian kalinya.  Akhirnya.., saya ditolak lagi!  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Mula-mula dikarenakan blog yang tidak memenuhi kriteria, konten artikel yang dianggap terpotong, menu navigasi yang membingungkan, hingga pada masalah konten blog yang tidak memadai.   Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Dari hari ke hari hingga bulan ke bulan saya terus memperbaiki itu, termasuk mengikuti beberapa saran untuk menunggu umur blog hingga 6 bulan setelah menggunakan domain TLD!  Suatu ketika mentoklah saya akhirnya pada konten blog yang belum memadai! Dan lagi-lagi masih mendapatkan penolakan di usia blog yang sudah hampir masuk tahun ke 3 (tiga) dengan kunjungan blog saat itu sudah hampir mencapai 3K dalam sehari.  Akhirnya Saya Putus Asah Tetapi dengan Harapan yang Masih Sangat Tinggi  Jujur saja saya agak kecewa dan putus asah! Betapa tidak perjuangan besar hampir mencapai tiga tahun blogging dan membangun blog saya yang saat itu. Malah selalu mendapatkan penolakan Google Adsense dengan balasan konten yang belum memadai.  Setelah beberapa persoalan itu menjadi lebih rumit! Saya memilih untuk mencari jawabannya dengan melakukan searching di internet dan tentu saja masih mengandalkan sang empu yaitu Google. Banyak solusi yang ditawarkan salah satunya saya diharuskan memperbaiki konten blog dengan menaikan standar gizi tulisan agar lebih banyak manfaatnya bagi pembaca kemudian mencoba lagi mengajukan blog ke Google Adsense.  Saat itu ada banyak ulasan dan tips yang saya temukan mengenai permasalahan agar blog mudah diterima google adsense.  Namun hanya dua tips yang menjadi pilihan saya saat itu!  Yakni memperbaiki konten blog dimana saya harus meningkatkan kualitas artikel di blog saya atau membuat blog baru!  Namun karena sudah terlanjur patah hati pada blog yang pertama. Saya pun memilih untuk membuat blog baru saja dan siapa yang mengira bahwa pilihan ini akhirnya membawa saya ke sini dan mendapatkan satu akun adsense full approve yang bisa saya hubungkan ke blog blogspot atau blog dengan domain TLD.  Cara Saya! Diterima saat Daftar Google Adsense Blog  1. Membuat Blog Baru Blogspot  Alasan mengapa saya memilih untuk membuat blog baru selain oleh permasalahan yang sudah saya sebutkan di atas! Beberapa alasan lain dikarenakan blog baru belum memiliki citra buruk dan citra baik.  Dimana blog masih bersifat lugu, polos, dan belum berdosa.  Intinya yah blog masih netral di mata pembaca termasuk oleh mata reviewer google adsense. Sehingga potensi blog dinilai dengan baik tanpa baper lebih terkesan mendekati akan dilihat secara adil tanpa memperhatikan blog sudah pernah memiliki citra buruk sebelumnya.  Selain itu! Saya merasa bahwa saya akan lebih fokus untuk mengembangkan satu blog yang saya khususkan untuk mencoba peruntungan Google Adsense.  2. Membeli dan Menggunakan Domain Baru TLD Indonesia /.id/  Saran beberapa blogger mastah yang sudah terkenal sepak terjangnya seperti mas sugeng dan mas ghe jhon. Mereka lebih menyarankan agar saat mengajukan diri untuk menjadi publisher google adsense sebaiknya gunakan blog berdomain TLD sebab bilamana akun adsense disetuji nantinya maka saya akan mendapatkan akun adsense full approved di mana saya bisa memasangkan iklan adsense tersebut di semua blog yang saya miliki. Termasuk pada blog blogspot yang gratisan maupun yang sudah berdomain premium asalkan blog tidak melanggar peraturan google adsense seperti blog kopas, blog aplikasi bajakan, dan blog-blog yang melanggar hak cipta digital.  Saya sebagai seorang blogger pemula! Tentunya menurut saja... Meski saya tahu bahwa saya telah mencoba mengajukan blog dengan domain TLD juga sebelumnya namun mendapatkan penolakkan. Saya mencoba lagi...  3. Membuat 60 Buah Artikel Pertama untuk Blog  Sebuah blog memang harus memiliki konten setidaknya beberapa artikel kalau perlu bisa mencapai lebih dari 60 buah artikel. Meski sebenarnya kita tahu bahwa pihak google adsense tidak mematok berapa syarat jumlah artikel yang harus dimiliki blog saat mengajukan diri ke google adsense.  Tapi kita tetap saja harus mengisi konten. Sebab konten blog merupakan salah satu penilaian oleh google adsense.  Sampai di sini mungkin diantara kamu ada yang bertanya! Artikel apa sajakah yang saya tulis di blog tersebut?  Saya hanya mengisi konten blog tersebut dengan beberapa cerita, puisi, cerpen, opini, hingga argumen lepas dan tidak ada sama sekali artikel-artikel besar seperti artikel gosip, artikel bola, hingga panduan blogging yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang.  Saya hanya menulis sejenis tulisan harian di blog tersebut sehingga blog malah tampak dan bisa dibilang sebagai blog pribadi.  Satu hal yang perlu dicatat dalam menyiapkan 60 buah artikel adalah menulis konten asli dan menghindari kopas. Bahkan saya tidak terlalu memperdulikan berapa jumlah kata per-satu artikel yang harus saya tulis.  Sebab jika ingin menghitung jumlah kata dalam puisi! Maka pasti jarang mendapatkan jumlah kata di atas 200 kata per artikel khusus untuk tulisan puisi sementara untuk tulisan cerita, cerpen, opini, dan gagasan lepas bisa mencapai sekitar 600 hingga 800 kata tiap tulisan dan mungkin saja mencapai 1000.  Saat itu saya tidak mementingkan dan membuat target membuat artikel di atas 1000 Kata. Seperti yang disarankan blogger-blogger mastah.  Baca Juga: Pertanyaan Umum Syarat Google Adsense Mudah diterima  4. Menggunakan Template Blog Brosense Buatan Mas Sugeng  Beberapa blogger menyarankan untuk menggunakan template Brosense saat mengajukan google adsense. Saya tidak begitu berpikir bahwa sebuah template blog memiliki pengaruh dan penilaian untuk pengajuan google adsense. Tapi satu hal yang pasti bahwa akun adsense saya diterima melalui blog baru dengan template brosense buatan Mas Sugeng.  Ada beberapa hal menurut saya kenapa template ini sangat bagus untuk digunakan! Hal yang pertama template blog ini telah mendukung SEO, Responsive, dan Sangat Ringan. Tipografi template yang minimalis membuat template tampak sederhana dan rapih membuat blog menjadi sangat ramah bagi pengunjung. Pokoknya cukupe okelah menurut saya...  Selain itu isunya template blog ini sebenarnya dibuat khusus untuk calon publisher adsense yang ingin mengajukan diri ke google adsense termasuk meningkatkan pendapatan CTR Adsense.  5. Membuat Menu Navigasi: About, Kontak, dan Daftar Isi  Banyak blogger menyarankan bahwa menu navigasi sebaiknya berisi Disclaimer dan Privacy Policy web selain About, Kontak, dan Daftar Isi. Namun entah mengapa saya melanggar saran ini.  Saya malah hanya membuat 3 menu navigasi utama berisi About atau Profil, Kontak, dan Daftar Isi saja.   Pada menu Profil saya mendeskripsikan profil saya dan blog saya tersebut sebagai sebuah blog pribadi dengan panjang kata tidak melebihi 200 - 300 kata.  Samahalnya juga dengan menu Kontak saya hanya mendeskripsikan diri secara singkat dan menautkan beberapa akun sosial media, email, dan nomor WA saya.  Sementara pada Daftar Isi saya mengisi kode HTML yang berfungsi menampilkan seluruh isi blog saya dalam satu halaman.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Sementara untuk Label atau Kategori Postingan saya membiarkannya saja berada pada widget atau badan blog dan tidak membuat menu navigasi khusus untuk mengarah kesana.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Yap... saya hanya memasang widget kategori pada badan blog saja.  6. Menunggu 5 atau Hampir Mendekati 6 Bulan Kemudian Mengajukan Blog Ke Google Adsense  Saat membuat blog baru! Saya menahan diri saya hingga usia atau umur blog mendekati 6 bulan lalu mengajukan blog ke google adsense dengan blog hanya memiliki 60 buah artikel bahkan saat itu visitor blog perharinya tidak melebihi 100 bahkan di waktu-waktu sepi pengunjung hanya mendapatkan 10 visitor perhari.  Hal tersebut dirasa wajar mengingat konten blog yang saya tulis adalah konten yang tidak memiliki niche yang banyak digemari orang seperti berita, informasi it, tutorial blogging, dan tips menarik.  Melainkan saya hanya menulis tulisan yang bersifat seperti diary. Mengingat blog tersebut sengaja saya buat dan jadikan blog pribadi saja!  7. Membuat 4 Artikel saat dalam Masa Review Google Adsense  Sebenarnya disarankan untuk menyiapkan 7 buah artikel atau lebih dari itu untuk persiapan dalam memasuki tahap review google adsense hingga iklan muncul di blog atau ditolak.  Namun saat itu saya hanya mampu menyiapkan 4 buah artikel siap posting untuk blog.  Setelah mengajukan diri ke google Adsense saya diharuskan untuk membuat satu kode iklan untuk dipasangkan di blog.  Setelah melakukan semua itu!  Banyak blogger menyarankan untuk menyiapkan beberapa jumlah artikel untuk di posting setiap hari 1 artikel saat masa pengajuan google adsense. Ini dilakukan agar blog tampak terlihat update dan memiliki potensi yang besar untuk disetujui.  Alhasil pada tahap review google adsense tersebut saya memosting sedikitnya 1 buah artikel perhari tiap pagi di jam 08.xx Wita  Hingga pada hari ke tiga akhirnya Iklan Muncul dan saya mendapatkan pemberitahuan dari google via email bahwa Blog saya telah diterima dan kini sudah dapat menayangkan iklan di blog.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense 1 buah artikel yang tersisa dari 4 buah artikel saya posting lagi di hari ke empat pada jam yang sama dan di hari ke empat itu saya menerima email lagi dari google yang informasinya akun adsense saya telah diterima full approve dimana saya dapat langsung menayangkan iklan pada blog apa saja yang saya miliki selama blog masih mematuhi kebijakan google adsense.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Hari itu hati saya sangat gembira dan bersyukur Alhamdulillah akhirnya usaha dan doa saya dijabah juga oleh Allas Swt. Begitu gembiranya saya hari itu bahkan untuk makan pun saya lupa. Saya malah sibuk untuk mulai melangkah dan konsisten untuk menuliskan konten berkualitas lagi bermanfaat untuk pembaca-pembaca blog saya.  Namun satu hal yang pasti cara yang saya lakukan di atas mungkin berbeda dengan apa yang akan anda dapatkan! Tetapi setidaknya tulisan ini dapat menjadi gambaran dan referensi kamu dalam menindaklanjuti kesiapan kamu ketika akan memulai dan mencoba peruntungan di google adsense. Selamat mencoba dan jangan lupa berkomentar tentang pengalaman kamu mengikuti ulasan saya di atas.  Salam blogging dan sukses selalu teman-teman...
Dari hari ke hari hingga bulan ke bulan saya terus memperbaiki itu, termasuk mengikuti beberapa saran untuk menunggu umur blog hingga 6 bulan setelah menggunakan domain TLD!

Suatu ketika mentoklah saya akhirnya pada konten blog yang belum memadai! Dan lagi-lagi masih mendapatkan penolakan di usia blog yang sudah hampir masuk tahun ke 3 (tiga) dengan kunjungan blog saat itu sudah hampir mencapai 3K dalam sehari.

Akhirnya Saya Putus Asah Tetapi dengan Harapan yang Masih Sangat Tinggi


Jujur saja saya agak kecewa dan putus asah! Betapa tidak perjuangan besar hampir mencapai tiga tahun blogging dan membangun blog saya yang saat itu. Malah selalu mendapatkan penolakan Google Adsense dengan balasan konten yang belum memadai.

Setelah beberapa persoalan itu menjadi lebih rumit! Saya memilih untuk mencari jawabannya dengan melakukan searching di internet dan tentu saja masih mengandalkan sang empu yaitu Google. Banyak solusi yang ditawarkan salah satunya saya diharuskan memperbaiki konten blog dengan menaikan standar gizi tulisan agar lebih banyak manfaatnya bagi pembaca kemudian mencoba lagi mengajukan blog ke Google Adsense.

Saat itu ada banyak ulasan dan tips yang saya temukan mengenai permasalahan agar blog mudah diterima google adsense.

Namun hanya dua tips yang menjadi pilihan saya saat itu!

Yakni memperbaiki konten blog dimana saya harus meningkatkan kualitas artikel di blog saya atau membuat blog baru!

Namun karena sudah terlanjur patah hati pada blog yang pertama. Saya pun memilih untuk membuat blog baru saja dan siapa yang mengira bahwa pilihan ini akhirnya membawa saya ke sini dan mendapatkan satu akun adsense full approve yang bisa saya hubungkan ke blog blogspot atau blog dengan domain TLD.


Cara Saya! Diterima saat Daftar Google Adsense Blog



1. Membuat Blog Baru Blogspot


Alasan mengapa saya memilih untuk membuat blog baru selain oleh permasalahan yang sudah saya sebutkan di atas! Beberapa alasan lain dikarenakan blog baru belum memiliki citra buruk dan citra baik.

Dimana blog masih bersifat lugu, polos, dan belum berdosa.

Intinya yah blog masih netral di mata pembaca termasuk oleh mata reviewer google adsense. Sehingga potensi blog dinilai dengan baik tanpa baper lebih terkesan mendekati akan dilihat secara adil tanpa memperhatikan blog sudah pernah memiliki citra buruk sebelumnya.

Selain itu! Saya merasa bahwa saya akan lebih fokus untuk mengembangkan satu blog yang saya khususkan untuk mencoba peruntungan Google Adsense.

2. Membeli dan Menggunakan Domain Baru TLD Indonesia /.id/


Saran beberapa blogger mastah yang sudah terkenal sepak terjangnya seperti mas sugeng dan mas Gee jhon. Mereka lebih menyarankan agar saat mengajukan diri untuk menjadi publisher google adsense sebaiknya gunakan blog berdomain TLD sebab bilamana akun adsense disetuji nantinya maka saya akan mendapatkan akun adsense full approved di mana saya bisa memasangkan iklan adsense tersebut di semua blog yang saya miliki. Termasuk pada blog blogspot yang gratisan maupun yang sudah berdomain premium asalkan blog tidak melanggar peraturan google adsense seperti blog kopas, blog aplikasi bajakan, dan blog-blog yang melanggar hak cipta digital.

Saya sebagai seorang blogger pemula! Tentunya menurut saja... Meski saya tahu bahwa saya telah mencoba mengajukan blog dengan domain TLD juga sebelumnya namun mendapatkan penolakkan. Saya mencoba lagi...

3. Membuat 60 Buah Artikel Pertama untuk Blog


Sebuah blog memang harus memiliki konten setidaknya beberapa artikel kalau perlu bisa mencapai lebih dari 60 buah artikel. Meski sebenarnya kita tahu bahwa pihak google adsense tidak mematok berapa syarat jumlah artikel yang harus dimiliki blog saat mengajukan diri ke google adsense.

Tapi kita tetap saja harus mengisi konten. Sebab konten blog merupakan salah satu penilaian oleh google adsense.

Sampai di sini mungkin diantara kamu ada yang bertanya! Artikel apa sajakah yang saya tulis di blog tersebut?

Saya hanya mengisi konten blog tersebut dengan beberapa cerita, puisi, cerpen, opini, hingga argumen lepas dan tidak ada sama sekali artikel-artikel besar seperti artikel gosip, artikel bola, hingga panduan blogging yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang.

Saya hanya menulis sejenis tulisan harian di blog tersebut sehingga blog malah tampak dan bisa dibilang sebagai blog pribadi.

Satu hal yang perlu dicatat dalam menyiapkan 60 buah artikel adalah menulis konten asli dan menghindari kopas. Bahkan saya tidak terlalu memperdulikan berapa jumlah kata per-satu artikel yang harus saya tulis.

Sebab jika ingin menghitung jumlah kata dalam puisi! Maka pasti jarang mendapatkan jumlah kata di atas 200 kata per artikel khusus untuk tulisan puisi sementara untuk tulisan cerita, cerpen, opini, dan gagasan lepas bisa mencapai sekitar 600 hingga 800 kata tiap tulisan dan mungkin saja mencapai 1000.

Saat itu saya tidak mementingkan dan membuat target membuat artikel di atas 1000 Kata. Seperti yang disarankan blogger-blogger mastah.

Baca Juga:

4. Menggunakan Template Blog Brosense Buatan Mas Sugeng


Beberapa blogger menyarankan untuk menggunakan template Brosense saat mengajukan google adsense. Saya tidak begitu berpikir bahwa sebuah template blog memiliki pengaruh dan penilaian untuk pengajuan google adsense. Tapi satu hal yang pasti bahwa akun adsense saya diterima melalui blog baru dengan template brosense buatan Mas Sugeng.

Ada beberapa hal menurut saya kenapa template ini sangat bagus untuk digunakan! Hal yang pertama template blog ini telah mendukung SEO, Responsive, dan Sangat Ringan. Tipografi template yang minimalis membuat template tampak sederhana dan rapih membuat blog menjadi sangat ramah bagi pengunjung. Pokoknya cukupe okelah menurut saya...

Selain itu isunya template blog ini sebenarnya dibuat khusus untuk calon publisher adsense yang ingin mengajukan diri ke google adsense termasuk meningkatkan pendapatan CTR Adsense.

5. Membuat Menu Navigasi: About, Kontak, dan Daftar Isi


Banyak blogger menyarankan bahwa menu navigasi sebaiknya berisi Disclaimer dan Privacy Policy web selain About, Kontak, dan Daftar Isi. Namun entah mengapa saya melanggar saran ini.

Saya malah hanya membuat 3 menu navigasi utama berisi About atau Profil, Kontak, dan Daftar Isi saja.

Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Full Approve – Tidak bisa dipungkiri bahwa Google Adsense hingga kini masih memiliki daya tarik yang kuat untuk kalangan internet marketer termasuk seorang blogger. Hal ini dikarenakan Google Adsense merupakan publisher iklan terbesar di dunia yang memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas dan tidak terbatas sehingga memberikan harapan besar untuk setiap internet marketer terutama blogger dalam menjadikan aktivitas blogging mereka memiliki penghasilan.  Di luar sana kamu mungkin sudah pernah mendengar banyak kisah blogger sukses yang memiliki pendapatan puluhan dollar hingga ratusan juta rupiah dari aktivitas mereka sebagai internet marketer dan blogger.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense  Tetapi untuk tulisan saya kali ini bukanlah sebuah motivasi sukses dan memang tidak akan memberikan jaminan bahwa kamu akan menjadi sukses seperti blogger-blogger yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya.  Tetapi satu hal yang pasti! Sebuah referensi selalu mendatangkan manfaat untuk pembacanya.  Kita semua tahu bahwa untuk menjadi seorang publisher Google Adsense ada banyak proses yang harus dilewati! Termasuk harus memiliki kesiapan mental bila sewaktu-waktu kita malah ditolak terus menerus saat melakukan pengajuan Google Adsense.  Setiap blogger memiliki pengalaman dari permasalahan yang mereka hadapi ketika mendaftar sebagai publisher Google Adsense hingga akhirnya mereka diterima.  Sehingganya bersama tulisan ini! Saya akan sedikit berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya coba terapkan ketika melakukan pengajuan Google Adsense blog hingga diterima.  Namun sebelum membahas bagaimana cara saya hingga diterima sebagai Publisher Google Adsense! Ada baiknya kamu mungkin perlu membaca beberapa pengalaman saya saat pertama kali mencoba Google Adsense blog sebelum akhirnya disetujui.  Kisah Saya Saat Pertamakali Berkenalan dan Menjalankan Adsense  Pertama kali saya mencoba Google Adsense yakni melalui akun youtube! Padahal saat itu saya telah memiliki satu buah blog namun setiap kali melakukan pengajuan Google Adsense saya malah sering mendapatkan balasan email dari google bahwa blog saya tidak memenuhi kriteria Google Adsense.  Saat itu saya berpikir mungkin blog saya belum memiliki rating yang bagus di search engine termasuk page view yang masih di bawah rata-rata.  Lambat laun saya malah makin malas dalam mengelola blog hingga akhirnya di suatu waktu saya membaca dan mencari berbagai macam tutorial dan termasuk menengok pengalaman-pengalaman blogger lain.  Dari kisah-kisah mereka tersebut saya akhirnya menemukan satu pencerahan bahwa mendaftar Google Adsense dapat langsung diterima bila kita mengajukan pendaftaran Google Adsense tersebut melalui youtube. Saat itu pendaftaran google adsense melalui youtube belum dibatasai dengan syarat channel youtube harus sudah memiliki 10.000 view seperti sekarang.  Saat menjalankan Adsense melalui youtube dan dalam beberapa bulan kemudian setelah akun Adsense saya mencapai pendapatan di atas 10 dollar akhirnya saya mendapatkan satu PIN verifikasi akun Adsense saya.  Namun sesuatu yang menjadi sebuah harapan saya tidak dapat terpenuhi. Google Adsense yang dihubungkan dengan youtube saat itu tidak bisa dihubungkan langsung dengan blog. Melainkan saya diharuskan mengajukan blog ke Google Adsense secara terpisah dengan syarat blog telah berdomain TLD padahal saat itu saya telah dapat menayangkan iklan di video youtube.  Mengapa di blog tidak bisa dan harus diajukan secara terpisah? Hanya pihak Google yang memiliki kewenangan menanggapi ini!  Dilema Harus Menggunakan Domain TLD atau Tetap Pada Blogspot  Akhirnya karena memiliki keinginan besar agar blog saya dapat menayangkan iklan google adsense. Saya mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah domain TLD. Padahal dalam hati berat juga mengeluarkan beberapa rupiah untuk membeli domain.  Namun setelah ditelusuri lebih jauh! Saya sebenarnya telah diuntungkan karena tidak harus membeli dan menyewa hosting pertahun dengan biaya yang lumayan besar. Sebab hosting saya langsung dari layanan google dan saya hanya perlu membeli domain seharga seratusan ribu rupiah per tahunnya yang tentunya itu hanya sekitar 2 - 3% dari biaya hosting pertahun bila memilih self host.  Setelah saya menggunakan Domain TLD saat itu adalah domain dot-COM. Mulailah saya mengajukan diri lagi sebagai Publisher Google Adsense untuk yang kesekian kalinya.  Akhirnya.., saya ditolak lagi!  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Mula-mula dikarenakan blog yang tidak memenuhi kriteria, konten artikel yang dianggap terpotong, menu navigasi yang membingungkan, hingga pada masalah konten blog yang tidak memadai.   Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Dari hari ke hari hingga bulan ke bulan saya terus memperbaiki itu, termasuk mengikuti beberapa saran untuk menunggu umur blog hingga 6 bulan setelah menggunakan domain TLD!  Suatu ketika mentoklah saya akhirnya pada konten blog yang belum memadai! Dan lagi-lagi masih mendapatkan penolakan di usia blog yang sudah hampir masuk tahun ke 3 (tiga) dengan kunjungan blog saat itu sudah hampir mencapai 3K dalam sehari.  Akhirnya Saya Putus Asah Tetapi dengan Harapan yang Masih Sangat Tinggi  Jujur saja saya agak kecewa dan putus asah! Betapa tidak perjuangan besar hampir mencapai tiga tahun blogging dan membangun blog saya yang saat itu. Malah selalu mendapatkan penolakan Google Adsense dengan balasan konten yang belum memadai.  Setelah beberapa persoalan itu menjadi lebih rumit! Saya memilih untuk mencari jawabannya dengan melakukan searching di internet dan tentu saja masih mengandalkan sang empu yaitu Google. Banyak solusi yang ditawarkan salah satunya saya diharuskan memperbaiki konten blog dengan menaikan standar gizi tulisan agar lebih banyak manfaatnya bagi pembaca kemudian mencoba lagi mengajukan blog ke Google Adsense.  Saat itu ada banyak ulasan dan tips yang saya temukan mengenai permasalahan agar blog mudah diterima google adsense.  Namun hanya dua tips yang menjadi pilihan saya saat itu!  Yakni memperbaiki konten blog dimana saya harus meningkatkan kualitas artikel di blog saya atau membuat blog baru!  Namun karena sudah terlanjur patah hati pada blog yang pertama. Saya pun memilih untuk membuat blog baru saja dan siapa yang mengira bahwa pilihan ini akhirnya membawa saya ke sini dan mendapatkan satu akun adsense full approve yang bisa saya hubungkan ke blog blogspot atau blog dengan domain TLD.  Cara Saya! Diterima saat Daftar Google Adsense Blog  1. Membuat Blog Baru Blogspot  Alasan mengapa saya memilih untuk membuat blog baru selain oleh permasalahan yang sudah saya sebutkan di atas! Beberapa alasan lain dikarenakan blog baru belum memiliki citra buruk dan citra baik.  Dimana blog masih bersifat lugu, polos, dan belum berdosa.  Intinya yah blog masih netral di mata pembaca termasuk oleh mata reviewer google adsense. Sehingga potensi blog dinilai dengan baik tanpa baper lebih terkesan mendekati akan dilihat secara adil tanpa memperhatikan blog sudah pernah memiliki citra buruk sebelumnya.  Selain itu! Saya merasa bahwa saya akan lebih fokus untuk mengembangkan satu blog yang saya khususkan untuk mencoba peruntungan Google Adsense.  2. Membeli dan Menggunakan Domain Baru TLD Indonesia /.id/  Saran beberapa blogger mastah yang sudah terkenal sepak terjangnya seperti mas sugeng dan mas ghe jhon. Mereka lebih menyarankan agar saat mengajukan diri untuk menjadi publisher google adsense sebaiknya gunakan blog berdomain TLD sebab bilamana akun adsense disetuji nantinya maka saya akan mendapatkan akun adsense full approved di mana saya bisa memasangkan iklan adsense tersebut di semua blog yang saya miliki. Termasuk pada blog blogspot yang gratisan maupun yang sudah berdomain premium asalkan blog tidak melanggar peraturan google adsense seperti blog kopas, blog aplikasi bajakan, dan blog-blog yang melanggar hak cipta digital.  Saya sebagai seorang blogger pemula! Tentunya menurut saja... Meski saya tahu bahwa saya telah mencoba mengajukan blog dengan domain TLD juga sebelumnya namun mendapatkan penolakkan. Saya mencoba lagi...  3. Membuat 60 Buah Artikel Pertama untuk Blog  Sebuah blog memang harus memiliki konten setidaknya beberapa artikel kalau perlu bisa mencapai lebih dari 60 buah artikel. Meski sebenarnya kita tahu bahwa pihak google adsense tidak mematok berapa syarat jumlah artikel yang harus dimiliki blog saat mengajukan diri ke google adsense.  Tapi kita tetap saja harus mengisi konten. Sebab konten blog merupakan salah satu penilaian oleh google adsense.  Sampai di sini mungkin diantara kamu ada yang bertanya! Artikel apa sajakah yang saya tulis di blog tersebut?  Saya hanya mengisi konten blog tersebut dengan beberapa cerita, puisi, cerpen, opini, hingga argumen lepas dan tidak ada sama sekali artikel-artikel besar seperti artikel gosip, artikel bola, hingga panduan blogging yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang.  Saya hanya menulis sejenis tulisan harian di blog tersebut sehingga blog malah tampak dan bisa dibilang sebagai blog pribadi.  Satu hal yang perlu dicatat dalam menyiapkan 60 buah artikel adalah menulis konten asli dan menghindari kopas. Bahkan saya tidak terlalu memperdulikan berapa jumlah kata per-satu artikel yang harus saya tulis.  Sebab jika ingin menghitung jumlah kata dalam puisi! Maka pasti jarang mendapatkan jumlah kata di atas 200 kata per artikel khusus untuk tulisan puisi sementara untuk tulisan cerita, cerpen, opini, dan gagasan lepas bisa mencapai sekitar 600 hingga 800 kata tiap tulisan dan mungkin saja mencapai 1000.  Saat itu saya tidak mementingkan dan membuat target membuat artikel di atas 1000 Kata. Seperti yang disarankan blogger-blogger mastah.  Baca Juga: Pertanyaan Umum Syarat Google Adsense Mudah diterima  4. Menggunakan Template Blog Brosense Buatan Mas Sugeng  Beberapa blogger menyarankan untuk menggunakan template Brosense saat mengajukan google adsense. Saya tidak begitu berpikir bahwa sebuah template blog memiliki pengaruh dan penilaian untuk pengajuan google adsense. Tapi satu hal yang pasti bahwa akun adsense saya diterima melalui blog baru dengan template brosense buatan Mas Sugeng.  Ada beberapa hal menurut saya kenapa template ini sangat bagus untuk digunakan! Hal yang pertama template blog ini telah mendukung SEO, Responsive, dan Sangat Ringan. Tipografi template yang minimalis membuat template tampak sederhana dan rapih membuat blog menjadi sangat ramah bagi pengunjung. Pokoknya cukupe okelah menurut saya...  Selain itu isunya template blog ini sebenarnya dibuat khusus untuk calon publisher adsense yang ingin mengajukan diri ke google adsense termasuk meningkatkan pendapatan CTR Adsense.  5. Membuat Menu Navigasi: About, Kontak, dan Daftar Isi  Banyak blogger menyarankan bahwa menu navigasi sebaiknya berisi Disclaimer dan Privacy Policy web selain About, Kontak, dan Daftar Isi. Namun entah mengapa saya melanggar saran ini.  Saya malah hanya membuat 3 menu navigasi utama berisi About atau Profil, Kontak, dan Daftar Isi saja.   Pada menu Profil saya mendeskripsikan profil saya dan blog saya tersebut sebagai sebuah blog pribadi dengan panjang kata tidak melebihi 200 - 300 kata.  Samahalnya juga dengan menu Kontak saya hanya mendeskripsikan diri secara singkat dan menautkan beberapa akun sosial media, email, dan nomor WA saya.  Sementara pada Daftar Isi saya mengisi kode HTML yang berfungsi menampilkan seluruh isi blog saya dalam satu halaman.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Sementara untuk Label atau Kategori Postingan saya membiarkannya saja berada pada widget atau badan blog dan tidak membuat menu navigasi khusus untuk mengarah kesana.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Yap... saya hanya memasang widget kategori pada badan blog saja.  6. Menunggu 5 atau Hampir Mendekati 6 Bulan Kemudian Mengajukan Blog Ke Google Adsense  Saat membuat blog baru! Saya menahan diri saya hingga usia atau umur blog mendekati 6 bulan lalu mengajukan blog ke google adsense dengan blog hanya memiliki 60 buah artikel bahkan saat itu visitor blog perharinya tidak melebihi 100 bahkan di waktu-waktu sepi pengunjung hanya mendapatkan 10 visitor perhari.  Hal tersebut dirasa wajar mengingat konten blog yang saya tulis adalah konten yang tidak memiliki niche yang banyak digemari orang seperti berita, informasi it, tutorial blogging, dan tips menarik.  Melainkan saya hanya menulis tulisan yang bersifat seperti diary. Mengingat blog tersebut sengaja saya buat dan jadikan blog pribadi saja!  7. Membuat 4 Artikel saat dalam Masa Review Google Adsense  Sebenarnya disarankan untuk menyiapkan 7 buah artikel atau lebih dari itu untuk persiapan dalam memasuki tahap review google adsense hingga iklan muncul di blog atau ditolak.  Namun saat itu saya hanya mampu menyiapkan 4 buah artikel siap posting untuk blog.  Setelah mengajukan diri ke google Adsense saya diharuskan untuk membuat satu kode iklan untuk dipasangkan di blog.  Setelah melakukan semua itu!  Banyak blogger menyarankan untuk menyiapkan beberapa jumlah artikel untuk di posting setiap hari 1 artikel saat masa pengajuan google adsense. Ini dilakukan agar blog tampak terlihat update dan memiliki potensi yang besar untuk disetujui.  Alhasil pada tahap review google adsense tersebut saya memosting sedikitnya 1 buah artikel perhari tiap pagi di jam 08.xx Wita  Hingga pada hari ke tiga akhirnya Iklan Muncul dan saya mendapatkan pemberitahuan dari google via email bahwa Blog saya telah diterima dan kini sudah dapat menayangkan iklan di blog.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense 1 buah artikel yang tersisa dari 4 buah artikel saya posting lagi di hari ke empat pada jam yang sama dan di hari ke empat itu saya menerima email lagi dari google yang informasinya akun adsense saya telah diterima full approve dimana saya dapat langsung menayangkan iklan pada blog apa saja yang saya miliki selama blog masih mematuhi kebijakan google adsense.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Hari itu hati saya sangat gembira dan bersyukur Alhamdulillah akhirnya usaha dan doa saya dijabah juga oleh Allas Swt. Begitu gembiranya saya hari itu bahkan untuk makan pun saya lupa. Saya malah sibuk untuk mulai melangkah dan konsisten untuk menuliskan konten berkualitas lagi bermanfaat untuk pembaca-pembaca blog saya.  Namun satu hal yang pasti cara yang saya lakukan di atas mungkin berbeda dengan apa yang akan anda dapatkan! Tetapi setidaknya tulisan ini dapat menjadi gambaran dan referensi kamu dalam menindaklanjuti kesiapan kamu ketika akan memulai dan mencoba peruntungan di google adsense. Selamat mencoba dan jangan lupa berkomentar tentang pengalaman kamu mengikuti ulasan saya di atas.  Salam blogging dan sukses selalu teman-teman...
Pada menu Profil saya mendeskripsikan profil saya dan blog saya tersebut sebagai sebuah blog pribadi dengan panjang kata tidak melebihi 200 - 300 kata.

Samahalnya juga dengan menu Kontak saya hanya mendeskripsikan diri secara singkat dan menautkan beberapa akun sosial media, email, dan nomor WA saya.

Sementara pada Daftar Isi saya mengisi kode HTML yang berfungsi menampilkan seluruh isi blog saya dalam satu halaman.

Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Full Approve – Tidak bisa dipungkiri bahwa Google Adsense hingga kini masih memiliki daya tarik yang kuat untuk kalangan internet marketer termasuk seorang blogger. Hal ini dikarenakan Google Adsense merupakan publisher iklan terbesar di dunia yang memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas dan tidak terbatas sehingga memberikan harapan besar untuk setiap internet marketer terutama blogger dalam menjadikan aktivitas blogging mereka memiliki penghasilan.  Di luar sana kamu mungkin sudah pernah mendengar banyak kisah blogger sukses yang memiliki pendapatan puluhan dollar hingga ratusan juta rupiah dari aktivitas mereka sebagai internet marketer dan blogger.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense  Tetapi untuk tulisan saya kali ini bukanlah sebuah motivasi sukses dan memang tidak akan memberikan jaminan bahwa kamu akan menjadi sukses seperti blogger-blogger yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya.  Tetapi satu hal yang pasti! Sebuah referensi selalu mendatangkan manfaat untuk pembacanya.  Kita semua tahu bahwa untuk menjadi seorang publisher Google Adsense ada banyak proses yang harus dilewati! Termasuk harus memiliki kesiapan mental bila sewaktu-waktu kita malah ditolak terus menerus saat melakukan pengajuan Google Adsense.  Setiap blogger memiliki pengalaman dari permasalahan yang mereka hadapi ketika mendaftar sebagai publisher Google Adsense hingga akhirnya mereka diterima.  Sehingganya bersama tulisan ini! Saya akan sedikit berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya coba terapkan ketika melakukan pengajuan Google Adsense blog hingga diterima.  Namun sebelum membahas bagaimana cara saya hingga diterima sebagai Publisher Google Adsense! Ada baiknya kamu mungkin perlu membaca beberapa pengalaman saya saat pertama kali mencoba Google Adsense blog sebelum akhirnya disetujui.  Kisah Saya Saat Pertamakali Berkenalan dan Menjalankan Adsense  Pertama kali saya mencoba Google Adsense yakni melalui akun youtube! Padahal saat itu saya telah memiliki satu buah blog namun setiap kali melakukan pengajuan Google Adsense saya malah sering mendapatkan balasan email dari google bahwa blog saya tidak memenuhi kriteria Google Adsense.  Saat itu saya berpikir mungkin blog saya belum memiliki rating yang bagus di search engine termasuk page view yang masih di bawah rata-rata.  Lambat laun saya malah makin malas dalam mengelola blog hingga akhirnya di suatu waktu saya membaca dan mencari berbagai macam tutorial dan termasuk menengok pengalaman-pengalaman blogger lain.  Dari kisah-kisah mereka tersebut saya akhirnya menemukan satu pencerahan bahwa mendaftar Google Adsense dapat langsung diterima bila kita mengajukan pendaftaran Google Adsense tersebut melalui youtube. Saat itu pendaftaran google adsense melalui youtube belum dibatasai dengan syarat channel youtube harus sudah memiliki 10.000 view seperti sekarang.  Saat menjalankan Adsense melalui youtube dan dalam beberapa bulan kemudian setelah akun Adsense saya mencapai pendapatan di atas 10 dollar akhirnya saya mendapatkan satu PIN verifikasi akun Adsense saya.  Namun sesuatu yang menjadi sebuah harapan saya tidak dapat terpenuhi. Google Adsense yang dihubungkan dengan youtube saat itu tidak bisa dihubungkan langsung dengan blog. Melainkan saya diharuskan mengajukan blog ke Google Adsense secara terpisah dengan syarat blog telah berdomain TLD padahal saat itu saya telah dapat menayangkan iklan di video youtube.  Mengapa di blog tidak bisa dan harus diajukan secara terpisah? Hanya pihak Google yang memiliki kewenangan menanggapi ini!  Dilema Harus Menggunakan Domain TLD atau Tetap Pada Blogspot  Akhirnya karena memiliki keinginan besar agar blog saya dapat menayangkan iklan google adsense. Saya mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah domain TLD. Padahal dalam hati berat juga mengeluarkan beberapa rupiah untuk membeli domain.  Namun setelah ditelusuri lebih jauh! Saya sebenarnya telah diuntungkan karena tidak harus membeli dan menyewa hosting pertahun dengan biaya yang lumayan besar. Sebab hosting saya langsung dari layanan google dan saya hanya perlu membeli domain seharga seratusan ribu rupiah per tahunnya yang tentunya itu hanya sekitar 2 - 3% dari biaya hosting pertahun bila memilih self host.  Setelah saya menggunakan Domain TLD saat itu adalah domain dot-COM. Mulailah saya mengajukan diri lagi sebagai Publisher Google Adsense untuk yang kesekian kalinya.  Akhirnya.., saya ditolak lagi!  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Mula-mula dikarenakan blog yang tidak memenuhi kriteria, konten artikel yang dianggap terpotong, menu navigasi yang membingungkan, hingga pada masalah konten blog yang tidak memadai.   Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Dari hari ke hari hingga bulan ke bulan saya terus memperbaiki itu, termasuk mengikuti beberapa saran untuk menunggu umur blog hingga 6 bulan setelah menggunakan domain TLD!  Suatu ketika mentoklah saya akhirnya pada konten blog yang belum memadai! Dan lagi-lagi masih mendapatkan penolakan di usia blog yang sudah hampir masuk tahun ke 3 (tiga) dengan kunjungan blog saat itu sudah hampir mencapai 3K dalam sehari.  Akhirnya Saya Putus Asah Tetapi dengan Harapan yang Masih Sangat Tinggi  Jujur saja saya agak kecewa dan putus asah! Betapa tidak perjuangan besar hampir mencapai tiga tahun blogging dan membangun blog saya yang saat itu. Malah selalu mendapatkan penolakan Google Adsense dengan balasan konten yang belum memadai.  Setelah beberapa persoalan itu menjadi lebih rumit! Saya memilih untuk mencari jawabannya dengan melakukan searching di internet dan tentu saja masih mengandalkan sang empu yaitu Google. Banyak solusi yang ditawarkan salah satunya saya diharuskan memperbaiki konten blog dengan menaikan standar gizi tulisan agar lebih banyak manfaatnya bagi pembaca kemudian mencoba lagi mengajukan blog ke Google Adsense.  Saat itu ada banyak ulasan dan tips yang saya temukan mengenai permasalahan agar blog mudah diterima google adsense.  Namun hanya dua tips yang menjadi pilihan saya saat itu!  Yakni memperbaiki konten blog dimana saya harus meningkatkan kualitas artikel di blog saya atau membuat blog baru!  Namun karena sudah terlanjur patah hati pada blog yang pertama. Saya pun memilih untuk membuat blog baru saja dan siapa yang mengira bahwa pilihan ini akhirnya membawa saya ke sini dan mendapatkan satu akun adsense full approve yang bisa saya hubungkan ke blog blogspot atau blog dengan domain TLD.  Cara Saya! Diterima saat Daftar Google Adsense Blog  1. Membuat Blog Baru Blogspot  Alasan mengapa saya memilih untuk membuat blog baru selain oleh permasalahan yang sudah saya sebutkan di atas! Beberapa alasan lain dikarenakan blog baru belum memiliki citra buruk dan citra baik.  Dimana blog masih bersifat lugu, polos, dan belum berdosa.  Intinya yah blog masih netral di mata pembaca termasuk oleh mata reviewer google adsense. Sehingga potensi blog dinilai dengan baik tanpa baper lebih terkesan mendekati akan dilihat secara adil tanpa memperhatikan blog sudah pernah memiliki citra buruk sebelumnya.  Selain itu! Saya merasa bahwa saya akan lebih fokus untuk mengembangkan satu blog yang saya khususkan untuk mencoba peruntungan Google Adsense.  2. Membeli dan Menggunakan Domain Baru TLD Indonesia /.id/  Saran beberapa blogger mastah yang sudah terkenal sepak terjangnya seperti mas sugeng dan mas ghe jhon. Mereka lebih menyarankan agar saat mengajukan diri untuk menjadi publisher google adsense sebaiknya gunakan blog berdomain TLD sebab bilamana akun adsense disetuji nantinya maka saya akan mendapatkan akun adsense full approved di mana saya bisa memasangkan iklan adsense tersebut di semua blog yang saya miliki. Termasuk pada blog blogspot yang gratisan maupun yang sudah berdomain premium asalkan blog tidak melanggar peraturan google adsense seperti blog kopas, blog aplikasi bajakan, dan blog-blog yang melanggar hak cipta digital.  Saya sebagai seorang blogger pemula! Tentunya menurut saja... Meski saya tahu bahwa saya telah mencoba mengajukan blog dengan domain TLD juga sebelumnya namun mendapatkan penolakkan. Saya mencoba lagi...  3. Membuat 60 Buah Artikel Pertama untuk Blog  Sebuah blog memang harus memiliki konten setidaknya beberapa artikel kalau perlu bisa mencapai lebih dari 60 buah artikel. Meski sebenarnya kita tahu bahwa pihak google adsense tidak mematok berapa syarat jumlah artikel yang harus dimiliki blog saat mengajukan diri ke google adsense.  Tapi kita tetap saja harus mengisi konten. Sebab konten blog merupakan salah satu penilaian oleh google adsense.  Sampai di sini mungkin diantara kamu ada yang bertanya! Artikel apa sajakah yang saya tulis di blog tersebut?  Saya hanya mengisi konten blog tersebut dengan beberapa cerita, puisi, cerpen, opini, hingga argumen lepas dan tidak ada sama sekali artikel-artikel besar seperti artikel gosip, artikel bola, hingga panduan blogging yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang.  Saya hanya menulis sejenis tulisan harian di blog tersebut sehingga blog malah tampak dan bisa dibilang sebagai blog pribadi.  Satu hal yang perlu dicatat dalam menyiapkan 60 buah artikel adalah menulis konten asli dan menghindari kopas. Bahkan saya tidak terlalu memperdulikan berapa jumlah kata per-satu artikel yang harus saya tulis.  Sebab jika ingin menghitung jumlah kata dalam puisi! Maka pasti jarang mendapatkan jumlah kata di atas 200 kata per artikel khusus untuk tulisan puisi sementara untuk tulisan cerita, cerpen, opini, dan gagasan lepas bisa mencapai sekitar 600 hingga 800 kata tiap tulisan dan mungkin saja mencapai 1000.  Saat itu saya tidak mementingkan dan membuat target membuat artikel di atas 1000 Kata. Seperti yang disarankan blogger-blogger mastah.  Baca Juga: Pertanyaan Umum Syarat Google Adsense Mudah diterima  4. Menggunakan Template Blog Brosense Buatan Mas Sugeng  Beberapa blogger menyarankan untuk menggunakan template Brosense saat mengajukan google adsense. Saya tidak begitu berpikir bahwa sebuah template blog memiliki pengaruh dan penilaian untuk pengajuan google adsense. Tapi satu hal yang pasti bahwa akun adsense saya diterima melalui blog baru dengan template brosense buatan Mas Sugeng.  Ada beberapa hal menurut saya kenapa template ini sangat bagus untuk digunakan! Hal yang pertama template blog ini telah mendukung SEO, Responsive, dan Sangat Ringan. Tipografi template yang minimalis membuat template tampak sederhana dan rapih membuat blog menjadi sangat ramah bagi pengunjung. Pokoknya cukupe okelah menurut saya...  Selain itu isunya template blog ini sebenarnya dibuat khusus untuk calon publisher adsense yang ingin mengajukan diri ke google adsense termasuk meningkatkan pendapatan CTR Adsense.  5. Membuat Menu Navigasi: About, Kontak, dan Daftar Isi  Banyak blogger menyarankan bahwa menu navigasi sebaiknya berisi Disclaimer dan Privacy Policy web selain About, Kontak, dan Daftar Isi. Namun entah mengapa saya melanggar saran ini.  Saya malah hanya membuat 3 menu navigasi utama berisi About atau Profil, Kontak, dan Daftar Isi saja.   Pada menu Profil saya mendeskripsikan profil saya dan blog saya tersebut sebagai sebuah blog pribadi dengan panjang kata tidak melebihi 200 - 300 kata.  Samahalnya juga dengan menu Kontak saya hanya mendeskripsikan diri secara singkat dan menautkan beberapa akun sosial media, email, dan nomor WA saya.  Sementara pada Daftar Isi saya mengisi kode HTML yang berfungsi menampilkan seluruh isi blog saya dalam satu halaman.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Sementara untuk Label atau Kategori Postingan saya membiarkannya saja berada pada widget atau badan blog dan tidak membuat menu navigasi khusus untuk mengarah kesana.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Yap... saya hanya memasang widget kategori pada badan blog saja.  6. Menunggu 5 atau Hampir Mendekati 6 Bulan Kemudian Mengajukan Blog Ke Google Adsense  Saat membuat blog baru! Saya menahan diri saya hingga usia atau umur blog mendekati 6 bulan lalu mengajukan blog ke google adsense dengan blog hanya memiliki 60 buah artikel bahkan saat itu visitor blog perharinya tidak melebihi 100 bahkan di waktu-waktu sepi pengunjung hanya mendapatkan 10 visitor perhari.  Hal tersebut dirasa wajar mengingat konten blog yang saya tulis adalah konten yang tidak memiliki niche yang banyak digemari orang seperti berita, informasi it, tutorial blogging, dan tips menarik.  Melainkan saya hanya menulis tulisan yang bersifat seperti diary. Mengingat blog tersebut sengaja saya buat dan jadikan blog pribadi saja!  7. Membuat 4 Artikel saat dalam Masa Review Google Adsense  Sebenarnya disarankan untuk menyiapkan 7 buah artikel atau lebih dari itu untuk persiapan dalam memasuki tahap review google adsense hingga iklan muncul di blog atau ditolak.  Namun saat itu saya hanya mampu menyiapkan 4 buah artikel siap posting untuk blog.  Setelah mengajukan diri ke google Adsense saya diharuskan untuk membuat satu kode iklan untuk dipasangkan di blog.  Setelah melakukan semua itu!  Banyak blogger menyarankan untuk menyiapkan beberapa jumlah artikel untuk di posting setiap hari 1 artikel saat masa pengajuan google adsense. Ini dilakukan agar blog tampak terlihat update dan memiliki potensi yang besar untuk disetujui.  Alhasil pada tahap review google adsense tersebut saya memosting sedikitnya 1 buah artikel perhari tiap pagi di jam 08.xx Wita  Hingga pada hari ke tiga akhirnya Iklan Muncul dan saya mendapatkan pemberitahuan dari google via email bahwa Blog saya telah diterima dan kini sudah dapat menayangkan iklan di blog.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense 1 buah artikel yang tersisa dari 4 buah artikel saya posting lagi di hari ke empat pada jam yang sama dan di hari ke empat itu saya menerima email lagi dari google yang informasinya akun adsense saya telah diterima full approve dimana saya dapat langsung menayangkan iklan pada blog apa saja yang saya miliki selama blog masih mematuhi kebijakan google adsense.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Hari itu hati saya sangat gembira dan bersyukur Alhamdulillah akhirnya usaha dan doa saya dijabah juga oleh Allas Swt. Begitu gembiranya saya hari itu bahkan untuk makan pun saya lupa. Saya malah sibuk untuk mulai melangkah dan konsisten untuk menuliskan konten berkualitas lagi bermanfaat untuk pembaca-pembaca blog saya.  Namun satu hal yang pasti cara yang saya lakukan di atas mungkin berbeda dengan apa yang akan anda dapatkan! Tetapi setidaknya tulisan ini dapat menjadi gambaran dan referensi kamu dalam menindaklanjuti kesiapan kamu ketika akan memulai dan mencoba peruntungan di google adsense. Selamat mencoba dan jangan lupa berkomentar tentang pengalaman kamu mengikuti ulasan saya di atas.  Salam blogging dan sukses selalu teman-teman...
Sementara untuk Label atau Kategori Postingan saya membiarkannya saja berada pada widget atau badan blog dan tidak membuat menu navigasi khusus untuk mengarah kesana.

Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Full Approve – Tidak bisa dipungkiri bahwa Google Adsense hingga kini masih memiliki daya tarik yang kuat untuk kalangan internet marketer termasuk seorang blogger. Hal ini dikarenakan Google Adsense merupakan publisher iklan terbesar di dunia yang memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas dan tidak terbatas sehingga memberikan harapan besar untuk setiap internet marketer terutama blogger dalam menjadikan aktivitas blogging mereka memiliki penghasilan.  Di luar sana kamu mungkin sudah pernah mendengar banyak kisah blogger sukses yang memiliki pendapatan puluhan dollar hingga ratusan juta rupiah dari aktivitas mereka sebagai internet marketer dan blogger.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense  Tetapi untuk tulisan saya kali ini bukanlah sebuah motivasi sukses dan memang tidak akan memberikan jaminan bahwa kamu akan menjadi sukses seperti blogger-blogger yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya.  Tetapi satu hal yang pasti! Sebuah referensi selalu mendatangkan manfaat untuk pembacanya.  Kita semua tahu bahwa untuk menjadi seorang publisher Google Adsense ada banyak proses yang harus dilewati! Termasuk harus memiliki kesiapan mental bila sewaktu-waktu kita malah ditolak terus menerus saat melakukan pengajuan Google Adsense.  Setiap blogger memiliki pengalaman dari permasalahan yang mereka hadapi ketika mendaftar sebagai publisher Google Adsense hingga akhirnya mereka diterima.  Sehingganya bersama tulisan ini! Saya akan sedikit berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya coba terapkan ketika melakukan pengajuan Google Adsense blog hingga diterima.  Namun sebelum membahas bagaimana cara saya hingga diterima sebagai Publisher Google Adsense! Ada baiknya kamu mungkin perlu membaca beberapa pengalaman saya saat pertama kali mencoba Google Adsense blog sebelum akhirnya disetujui.  Kisah Saya Saat Pertamakali Berkenalan dan Menjalankan Adsense  Pertama kali saya mencoba Google Adsense yakni melalui akun youtube! Padahal saat itu saya telah memiliki satu buah blog namun setiap kali melakukan pengajuan Google Adsense saya malah sering mendapatkan balasan email dari google bahwa blog saya tidak memenuhi kriteria Google Adsense.  Saat itu saya berpikir mungkin blog saya belum memiliki rating yang bagus di search engine termasuk page view yang masih di bawah rata-rata.  Lambat laun saya malah makin malas dalam mengelola blog hingga akhirnya di suatu waktu saya membaca dan mencari berbagai macam tutorial dan termasuk menengok pengalaman-pengalaman blogger lain.  Dari kisah-kisah mereka tersebut saya akhirnya menemukan satu pencerahan bahwa mendaftar Google Adsense dapat langsung diterima bila kita mengajukan pendaftaran Google Adsense tersebut melalui youtube. Saat itu pendaftaran google adsense melalui youtube belum dibatasai dengan syarat channel youtube harus sudah memiliki 10.000 view seperti sekarang.  Saat menjalankan Adsense melalui youtube dan dalam beberapa bulan kemudian setelah akun Adsense saya mencapai pendapatan di atas 10 dollar akhirnya saya mendapatkan satu PIN verifikasi akun Adsense saya.  Namun sesuatu yang menjadi sebuah harapan saya tidak dapat terpenuhi. Google Adsense yang dihubungkan dengan youtube saat itu tidak bisa dihubungkan langsung dengan blog. Melainkan saya diharuskan mengajukan blog ke Google Adsense secara terpisah dengan syarat blog telah berdomain TLD padahal saat itu saya telah dapat menayangkan iklan di video youtube.  Mengapa di blog tidak bisa dan harus diajukan secara terpisah? Hanya pihak Google yang memiliki kewenangan menanggapi ini!  Dilema Harus Menggunakan Domain TLD atau Tetap Pada Blogspot  Akhirnya karena memiliki keinginan besar agar blog saya dapat menayangkan iklan google adsense. Saya mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah domain TLD. Padahal dalam hati berat juga mengeluarkan beberapa rupiah untuk membeli domain.  Namun setelah ditelusuri lebih jauh! Saya sebenarnya telah diuntungkan karena tidak harus membeli dan menyewa hosting pertahun dengan biaya yang lumayan besar. Sebab hosting saya langsung dari layanan google dan saya hanya perlu membeli domain seharga seratusan ribu rupiah per tahunnya yang tentunya itu hanya sekitar 2 - 3% dari biaya hosting pertahun bila memilih self host.  Setelah saya menggunakan Domain TLD saat itu adalah domain dot-COM. Mulailah saya mengajukan diri lagi sebagai Publisher Google Adsense untuk yang kesekian kalinya.  Akhirnya.., saya ditolak lagi!  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Mula-mula dikarenakan blog yang tidak memenuhi kriteria, konten artikel yang dianggap terpotong, menu navigasi yang membingungkan, hingga pada masalah konten blog yang tidak memadai.   Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Dari hari ke hari hingga bulan ke bulan saya terus memperbaiki itu, termasuk mengikuti beberapa saran untuk menunggu umur blog hingga 6 bulan setelah menggunakan domain TLD!  Suatu ketika mentoklah saya akhirnya pada konten blog yang belum memadai! Dan lagi-lagi masih mendapatkan penolakan di usia blog yang sudah hampir masuk tahun ke 3 (tiga) dengan kunjungan blog saat itu sudah hampir mencapai 3K dalam sehari.  Akhirnya Saya Putus Asah Tetapi dengan Harapan yang Masih Sangat Tinggi  Jujur saja saya agak kecewa dan putus asah! Betapa tidak perjuangan besar hampir mencapai tiga tahun blogging dan membangun blog saya yang saat itu. Malah selalu mendapatkan penolakan Google Adsense dengan balasan konten yang belum memadai.  Setelah beberapa persoalan itu menjadi lebih rumit! Saya memilih untuk mencari jawabannya dengan melakukan searching di internet dan tentu saja masih mengandalkan sang empu yaitu Google. Banyak solusi yang ditawarkan salah satunya saya diharuskan memperbaiki konten blog dengan menaikan standar gizi tulisan agar lebih banyak manfaatnya bagi pembaca kemudian mencoba lagi mengajukan blog ke Google Adsense.  Saat itu ada banyak ulasan dan tips yang saya temukan mengenai permasalahan agar blog mudah diterima google adsense.  Namun hanya dua tips yang menjadi pilihan saya saat itu!  Yakni memperbaiki konten blog dimana saya harus meningkatkan kualitas artikel di blog saya atau membuat blog baru!  Namun karena sudah terlanjur patah hati pada blog yang pertama. Saya pun memilih untuk membuat blog baru saja dan siapa yang mengira bahwa pilihan ini akhirnya membawa saya ke sini dan mendapatkan satu akun adsense full approve yang bisa saya hubungkan ke blog blogspot atau blog dengan domain TLD.  Cara Saya! Diterima saat Daftar Google Adsense Blog  1. Membuat Blog Baru Blogspot  Alasan mengapa saya memilih untuk membuat blog baru selain oleh permasalahan yang sudah saya sebutkan di atas! Beberapa alasan lain dikarenakan blog baru belum memiliki citra buruk dan citra baik.  Dimana blog masih bersifat lugu, polos, dan belum berdosa.  Intinya yah blog masih netral di mata pembaca termasuk oleh mata reviewer google adsense. Sehingga potensi blog dinilai dengan baik tanpa baper lebih terkesan mendekati akan dilihat secara adil tanpa memperhatikan blog sudah pernah memiliki citra buruk sebelumnya.  Selain itu! Saya merasa bahwa saya akan lebih fokus untuk mengembangkan satu blog yang saya khususkan untuk mencoba peruntungan Google Adsense.  2. Membeli dan Menggunakan Domain Baru TLD Indonesia /.id/  Saran beberapa blogger mastah yang sudah terkenal sepak terjangnya seperti mas sugeng dan mas ghe jhon. Mereka lebih menyarankan agar saat mengajukan diri untuk menjadi publisher google adsense sebaiknya gunakan blog berdomain TLD sebab bilamana akun adsense disetuji nantinya maka saya akan mendapatkan akun adsense full approved di mana saya bisa memasangkan iklan adsense tersebut di semua blog yang saya miliki. Termasuk pada blog blogspot yang gratisan maupun yang sudah berdomain premium asalkan blog tidak melanggar peraturan google adsense seperti blog kopas, blog aplikasi bajakan, dan blog-blog yang melanggar hak cipta digital.  Saya sebagai seorang blogger pemula! Tentunya menurut saja... Meski saya tahu bahwa saya telah mencoba mengajukan blog dengan domain TLD juga sebelumnya namun mendapatkan penolakkan. Saya mencoba lagi...  3. Membuat 60 Buah Artikel Pertama untuk Blog  Sebuah blog memang harus memiliki konten setidaknya beberapa artikel kalau perlu bisa mencapai lebih dari 60 buah artikel. Meski sebenarnya kita tahu bahwa pihak google adsense tidak mematok berapa syarat jumlah artikel yang harus dimiliki blog saat mengajukan diri ke google adsense.  Tapi kita tetap saja harus mengisi konten. Sebab konten blog merupakan salah satu penilaian oleh google adsense.  Sampai di sini mungkin diantara kamu ada yang bertanya! Artikel apa sajakah yang saya tulis di blog tersebut?  Saya hanya mengisi konten blog tersebut dengan beberapa cerita, puisi, cerpen, opini, hingga argumen lepas dan tidak ada sama sekali artikel-artikel besar seperti artikel gosip, artikel bola, hingga panduan blogging yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang.  Saya hanya menulis sejenis tulisan harian di blog tersebut sehingga blog malah tampak dan bisa dibilang sebagai blog pribadi.  Satu hal yang perlu dicatat dalam menyiapkan 60 buah artikel adalah menulis konten asli dan menghindari kopas. Bahkan saya tidak terlalu memperdulikan berapa jumlah kata per-satu artikel yang harus saya tulis.  Sebab jika ingin menghitung jumlah kata dalam puisi! Maka pasti jarang mendapatkan jumlah kata di atas 200 kata per artikel khusus untuk tulisan puisi sementara untuk tulisan cerita, cerpen, opini, dan gagasan lepas bisa mencapai sekitar 600 hingga 800 kata tiap tulisan dan mungkin saja mencapai 1000.  Saat itu saya tidak mementingkan dan membuat target membuat artikel di atas 1000 Kata. Seperti yang disarankan blogger-blogger mastah.  Baca Juga: Pertanyaan Umum Syarat Google Adsense Mudah diterima  4. Menggunakan Template Blog Brosense Buatan Mas Sugeng  Beberapa blogger menyarankan untuk menggunakan template Brosense saat mengajukan google adsense. Saya tidak begitu berpikir bahwa sebuah template blog memiliki pengaruh dan penilaian untuk pengajuan google adsense. Tapi satu hal yang pasti bahwa akun adsense saya diterima melalui blog baru dengan template brosense buatan Mas Sugeng.  Ada beberapa hal menurut saya kenapa template ini sangat bagus untuk digunakan! Hal yang pertama template blog ini telah mendukung SEO, Responsive, dan Sangat Ringan. Tipografi template yang minimalis membuat template tampak sederhana dan rapih membuat blog menjadi sangat ramah bagi pengunjung. Pokoknya cukupe okelah menurut saya...  Selain itu isunya template blog ini sebenarnya dibuat khusus untuk calon publisher adsense yang ingin mengajukan diri ke google adsense termasuk meningkatkan pendapatan CTR Adsense.  5. Membuat Menu Navigasi: About, Kontak, dan Daftar Isi  Banyak blogger menyarankan bahwa menu navigasi sebaiknya berisi Disclaimer dan Privacy Policy web selain About, Kontak, dan Daftar Isi. Namun entah mengapa saya melanggar saran ini.  Saya malah hanya membuat 3 menu navigasi utama berisi About atau Profil, Kontak, dan Daftar Isi saja.   Pada menu Profil saya mendeskripsikan profil saya dan blog saya tersebut sebagai sebuah blog pribadi dengan panjang kata tidak melebihi 200 - 300 kata.  Samahalnya juga dengan menu Kontak saya hanya mendeskripsikan diri secara singkat dan menautkan beberapa akun sosial media, email, dan nomor WA saya.  Sementara pada Daftar Isi saya mengisi kode HTML yang berfungsi menampilkan seluruh isi blog saya dalam satu halaman.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Sementara untuk Label atau Kategori Postingan saya membiarkannya saja berada pada widget atau badan blog dan tidak membuat menu navigasi khusus untuk mengarah kesana.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Yap... saya hanya memasang widget kategori pada badan blog saja.  6. Menunggu 5 atau Hampir Mendekati 6 Bulan Kemudian Mengajukan Blog Ke Google Adsense  Saat membuat blog baru! Saya menahan diri saya hingga usia atau umur blog mendekati 6 bulan lalu mengajukan blog ke google adsense dengan blog hanya memiliki 60 buah artikel bahkan saat itu visitor blog perharinya tidak melebihi 100 bahkan di waktu-waktu sepi pengunjung hanya mendapatkan 10 visitor perhari.  Hal tersebut dirasa wajar mengingat konten blog yang saya tulis adalah konten yang tidak memiliki niche yang banyak digemari orang seperti berita, informasi it, tutorial blogging, dan tips menarik.  Melainkan saya hanya menulis tulisan yang bersifat seperti diary. Mengingat blog tersebut sengaja saya buat dan jadikan blog pribadi saja!  7. Membuat 4 Artikel saat dalam Masa Review Google Adsense  Sebenarnya disarankan untuk menyiapkan 7 buah artikel atau lebih dari itu untuk persiapan dalam memasuki tahap review google adsense hingga iklan muncul di blog atau ditolak.  Namun saat itu saya hanya mampu menyiapkan 4 buah artikel siap posting untuk blog.  Setelah mengajukan diri ke google Adsense saya diharuskan untuk membuat satu kode iklan untuk dipasangkan di blog.  Setelah melakukan semua itu!  Banyak blogger menyarankan untuk menyiapkan beberapa jumlah artikel untuk di posting setiap hari 1 artikel saat masa pengajuan google adsense. Ini dilakukan agar blog tampak terlihat update dan memiliki potensi yang besar untuk disetujui.  Alhasil pada tahap review google adsense tersebut saya memosting sedikitnya 1 buah artikel perhari tiap pagi di jam 08.xx Wita  Hingga pada hari ke tiga akhirnya Iklan Muncul dan saya mendapatkan pemberitahuan dari google via email bahwa Blog saya telah diterima dan kini sudah dapat menayangkan iklan di blog.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense 1 buah artikel yang tersisa dari 4 buah artikel saya posting lagi di hari ke empat pada jam yang sama dan di hari ke empat itu saya menerima email lagi dari google yang informasinya akun adsense saya telah diterima full approve dimana saya dapat langsung menayangkan iklan pada blog apa saja yang saya miliki selama blog masih mematuhi kebijakan google adsense.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Hari itu hati saya sangat gembira dan bersyukur Alhamdulillah akhirnya usaha dan doa saya dijabah juga oleh Allas Swt. Begitu gembiranya saya hari itu bahkan untuk makan pun saya lupa. Saya malah sibuk untuk mulai melangkah dan konsisten untuk menuliskan konten berkualitas lagi bermanfaat untuk pembaca-pembaca blog saya.  Namun satu hal yang pasti cara yang saya lakukan di atas mungkin berbeda dengan apa yang akan anda dapatkan! Tetapi setidaknya tulisan ini dapat menjadi gambaran dan referensi kamu dalam menindaklanjuti kesiapan kamu ketika akan memulai dan mencoba peruntungan di google adsense. Selamat mencoba dan jangan lupa berkomentar tentang pengalaman kamu mengikuti ulasan saya di atas.  Salam blogging dan sukses selalu teman-teman...
Yap... saya hanya memasang widget kategori pada badan blog saja.

6. Menunggu 5 atau Hampir Mendekati 6 Bulan Kemudian Mengajukan Blog Ke Google Adsense


Saat membuat blog baru! Saya menahan diri saya hingga usia atau umur blog mendekati 6 bulan lalu mengajukan blog ke google adsense dengan blog hanya memiliki 60 buah artikel bahkan saat itu visitor blog perharinya tidak melebihi 100 bahkan di waktu-waktu sepi pengunjung hanya mendapatkan 10 visitor perhari.

Hal tersebut dirasa wajar mengingat konten blog yang saya tulis adalah konten yang tidak memiliki niche yang banyak digemari orang seperti berita, informasi it, tutorial blogging, dan tips menarik.

Melainkan saya hanya menulis tulisan yang bersifat seperti diary. Mengingat blog tersebut sengaja saya buat dan jadikan blog pribadi saja!

7. Membuat 4 Artikel saat dalam Masa Review Google Adsense


Sebenarnya disarankan untuk menyiapkan 7 buah artikel atau lebih dari itu untuk persiapan dalam memasuki tahap review google adsense hingga iklan muncul di blog atau ditolak.

Namun saat itu saya hanya mampu menyiapkan 4 buah artikel siap posting untuk blog.

Setelah mengajukan diri ke google Adsense saya diharuskan untuk membuat satu kode iklan untuk dipasangkan di blog.

Setelah melakukan semua itu!

Banyak blogger menyarankan untuk menyiapkan beberapa jumlah artikel untuk di posting setiap hari 1 artikel saat masa pengajuan google adsense. Ini dilakukan agar blog tampak terlihat update dan memiliki potensi yang besar untuk disetujui.

Alhasil pada tahap review google adsense tersebut saya memosting sedikitnya 1 buah artikel perhari tiap pagi di jam 08.xx Wita

Hingga pada hari ke tiga akhirnya Iklan Muncul dan saya mendapatkan pemberitahuan dari google via email bahwa Blog saya telah diterima dan kini sudah dapat menayangkan iklan di blog.

Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Full Approve – Tidak bisa dipungkiri bahwa Google Adsense hingga kini masih memiliki daya tarik yang kuat untuk kalangan internet marketer termasuk seorang blogger. Hal ini dikarenakan Google Adsense merupakan publisher iklan terbesar di dunia yang memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas dan tidak terbatas sehingga memberikan harapan besar untuk setiap internet marketer terutama blogger dalam menjadikan aktivitas blogging mereka memiliki penghasilan.  Di luar sana kamu mungkin sudah pernah mendengar banyak kisah blogger sukses yang memiliki pendapatan puluhan dollar hingga ratusan juta rupiah dari aktivitas mereka sebagai internet marketer dan blogger.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense  Tetapi untuk tulisan saya kali ini bukanlah sebuah motivasi sukses dan memang tidak akan memberikan jaminan bahwa kamu akan menjadi sukses seperti blogger-blogger yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya.  Tetapi satu hal yang pasti! Sebuah referensi selalu mendatangkan manfaat untuk pembacanya.  Kita semua tahu bahwa untuk menjadi seorang publisher Google Adsense ada banyak proses yang harus dilewati! Termasuk harus memiliki kesiapan mental bila sewaktu-waktu kita malah ditolak terus menerus saat melakukan pengajuan Google Adsense.  Setiap blogger memiliki pengalaman dari permasalahan yang mereka hadapi ketika mendaftar sebagai publisher Google Adsense hingga akhirnya mereka diterima.  Sehingganya bersama tulisan ini! Saya akan sedikit berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya coba terapkan ketika melakukan pengajuan Google Adsense blog hingga diterima.  Namun sebelum membahas bagaimana cara saya hingga diterima sebagai Publisher Google Adsense! Ada baiknya kamu mungkin perlu membaca beberapa pengalaman saya saat pertama kali mencoba Google Adsense blog sebelum akhirnya disetujui.  Kisah Saya Saat Pertamakali Berkenalan dan Menjalankan Adsense  Pertama kali saya mencoba Google Adsense yakni melalui akun youtube! Padahal saat itu saya telah memiliki satu buah blog namun setiap kali melakukan pengajuan Google Adsense saya malah sering mendapatkan balasan email dari google bahwa blog saya tidak memenuhi kriteria Google Adsense.  Saat itu saya berpikir mungkin blog saya belum memiliki rating yang bagus di search engine termasuk page view yang masih di bawah rata-rata.  Lambat laun saya malah makin malas dalam mengelola blog hingga akhirnya di suatu waktu saya membaca dan mencari berbagai macam tutorial dan termasuk menengok pengalaman-pengalaman blogger lain.  Dari kisah-kisah mereka tersebut saya akhirnya menemukan satu pencerahan bahwa mendaftar Google Adsense dapat langsung diterima bila kita mengajukan pendaftaran Google Adsense tersebut melalui youtube. Saat itu pendaftaran google adsense melalui youtube belum dibatasai dengan syarat channel youtube harus sudah memiliki 10.000 view seperti sekarang.  Saat menjalankan Adsense melalui youtube dan dalam beberapa bulan kemudian setelah akun Adsense saya mencapai pendapatan di atas 10 dollar akhirnya saya mendapatkan satu PIN verifikasi akun Adsense saya.  Namun sesuatu yang menjadi sebuah harapan saya tidak dapat terpenuhi. Google Adsense yang dihubungkan dengan youtube saat itu tidak bisa dihubungkan langsung dengan blog. Melainkan saya diharuskan mengajukan blog ke Google Adsense secara terpisah dengan syarat blog telah berdomain TLD padahal saat itu saya telah dapat menayangkan iklan di video youtube.  Mengapa di blog tidak bisa dan harus diajukan secara terpisah? Hanya pihak Google yang memiliki kewenangan menanggapi ini!  Dilema Harus Menggunakan Domain TLD atau Tetap Pada Blogspot  Akhirnya karena memiliki keinginan besar agar blog saya dapat menayangkan iklan google adsense. Saya mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah domain TLD. Padahal dalam hati berat juga mengeluarkan beberapa rupiah untuk membeli domain.  Namun setelah ditelusuri lebih jauh! Saya sebenarnya telah diuntungkan karena tidak harus membeli dan menyewa hosting pertahun dengan biaya yang lumayan besar. Sebab hosting saya langsung dari layanan google dan saya hanya perlu membeli domain seharga seratusan ribu rupiah per tahunnya yang tentunya itu hanya sekitar 2 - 3% dari biaya hosting pertahun bila memilih self host.  Setelah saya menggunakan Domain TLD saat itu adalah domain dot-COM. Mulailah saya mengajukan diri lagi sebagai Publisher Google Adsense untuk yang kesekian kalinya.  Akhirnya.., saya ditolak lagi!  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Mula-mula dikarenakan blog yang tidak memenuhi kriteria, konten artikel yang dianggap terpotong, menu navigasi yang membingungkan, hingga pada masalah konten blog yang tidak memadai.   Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Dari hari ke hari hingga bulan ke bulan saya terus memperbaiki itu, termasuk mengikuti beberapa saran untuk menunggu umur blog hingga 6 bulan setelah menggunakan domain TLD!  Suatu ketika mentoklah saya akhirnya pada konten blog yang belum memadai! Dan lagi-lagi masih mendapatkan penolakan di usia blog yang sudah hampir masuk tahun ke 3 (tiga) dengan kunjungan blog saat itu sudah hampir mencapai 3K dalam sehari.  Akhirnya Saya Putus Asah Tetapi dengan Harapan yang Masih Sangat Tinggi  Jujur saja saya agak kecewa dan putus asah! Betapa tidak perjuangan besar hampir mencapai tiga tahun blogging dan membangun blog saya yang saat itu. Malah selalu mendapatkan penolakan Google Adsense dengan balasan konten yang belum memadai.  Setelah beberapa persoalan itu menjadi lebih rumit! Saya memilih untuk mencari jawabannya dengan melakukan searching di internet dan tentu saja masih mengandalkan sang empu yaitu Google. Banyak solusi yang ditawarkan salah satunya saya diharuskan memperbaiki konten blog dengan menaikan standar gizi tulisan agar lebih banyak manfaatnya bagi pembaca kemudian mencoba lagi mengajukan blog ke Google Adsense.  Saat itu ada banyak ulasan dan tips yang saya temukan mengenai permasalahan agar blog mudah diterima google adsense.  Namun hanya dua tips yang menjadi pilihan saya saat itu!  Yakni memperbaiki konten blog dimana saya harus meningkatkan kualitas artikel di blog saya atau membuat blog baru!  Namun karena sudah terlanjur patah hati pada blog yang pertama. Saya pun memilih untuk membuat blog baru saja dan siapa yang mengira bahwa pilihan ini akhirnya membawa saya ke sini dan mendapatkan satu akun adsense full approve yang bisa saya hubungkan ke blog blogspot atau blog dengan domain TLD.  Cara Saya! Diterima saat Daftar Google Adsense Blog  1. Membuat Blog Baru Blogspot  Alasan mengapa saya memilih untuk membuat blog baru selain oleh permasalahan yang sudah saya sebutkan di atas! Beberapa alasan lain dikarenakan blog baru belum memiliki citra buruk dan citra baik.  Dimana blog masih bersifat lugu, polos, dan belum berdosa.  Intinya yah blog masih netral di mata pembaca termasuk oleh mata reviewer google adsense. Sehingga potensi blog dinilai dengan baik tanpa baper lebih terkesan mendekati akan dilihat secara adil tanpa memperhatikan blog sudah pernah memiliki citra buruk sebelumnya.  Selain itu! Saya merasa bahwa saya akan lebih fokus untuk mengembangkan satu blog yang saya khususkan untuk mencoba peruntungan Google Adsense.  2. Membeli dan Menggunakan Domain Baru TLD Indonesia /.id/  Saran beberapa blogger mastah yang sudah terkenal sepak terjangnya seperti mas sugeng dan mas ghe jhon. Mereka lebih menyarankan agar saat mengajukan diri untuk menjadi publisher google adsense sebaiknya gunakan blog berdomain TLD sebab bilamana akun adsense disetuji nantinya maka saya akan mendapatkan akun adsense full approved di mana saya bisa memasangkan iklan adsense tersebut di semua blog yang saya miliki. Termasuk pada blog blogspot yang gratisan maupun yang sudah berdomain premium asalkan blog tidak melanggar peraturan google adsense seperti blog kopas, blog aplikasi bajakan, dan blog-blog yang melanggar hak cipta digital.  Saya sebagai seorang blogger pemula! Tentunya menurut saja... Meski saya tahu bahwa saya telah mencoba mengajukan blog dengan domain TLD juga sebelumnya namun mendapatkan penolakkan. Saya mencoba lagi...  3. Membuat 60 Buah Artikel Pertama untuk Blog  Sebuah blog memang harus memiliki konten setidaknya beberapa artikel kalau perlu bisa mencapai lebih dari 60 buah artikel. Meski sebenarnya kita tahu bahwa pihak google adsense tidak mematok berapa syarat jumlah artikel yang harus dimiliki blog saat mengajukan diri ke google adsense.  Tapi kita tetap saja harus mengisi konten. Sebab konten blog merupakan salah satu penilaian oleh google adsense.  Sampai di sini mungkin diantara kamu ada yang bertanya! Artikel apa sajakah yang saya tulis di blog tersebut?  Saya hanya mengisi konten blog tersebut dengan beberapa cerita, puisi, cerpen, opini, hingga argumen lepas dan tidak ada sama sekali artikel-artikel besar seperti artikel gosip, artikel bola, hingga panduan blogging yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang.  Saya hanya menulis sejenis tulisan harian di blog tersebut sehingga blog malah tampak dan bisa dibilang sebagai blog pribadi.  Satu hal yang perlu dicatat dalam menyiapkan 60 buah artikel adalah menulis konten asli dan menghindari kopas. Bahkan saya tidak terlalu memperdulikan berapa jumlah kata per-satu artikel yang harus saya tulis.  Sebab jika ingin menghitung jumlah kata dalam puisi! Maka pasti jarang mendapatkan jumlah kata di atas 200 kata per artikel khusus untuk tulisan puisi sementara untuk tulisan cerita, cerpen, opini, dan gagasan lepas bisa mencapai sekitar 600 hingga 800 kata tiap tulisan dan mungkin saja mencapai 1000.  Saat itu saya tidak mementingkan dan membuat target membuat artikel di atas 1000 Kata. Seperti yang disarankan blogger-blogger mastah.  Baca Juga: Pertanyaan Umum Syarat Google Adsense Mudah diterima  4. Menggunakan Template Blog Brosense Buatan Mas Sugeng  Beberapa blogger menyarankan untuk menggunakan template Brosense saat mengajukan google adsense. Saya tidak begitu berpikir bahwa sebuah template blog memiliki pengaruh dan penilaian untuk pengajuan google adsense. Tapi satu hal yang pasti bahwa akun adsense saya diterima melalui blog baru dengan template brosense buatan Mas Sugeng.  Ada beberapa hal menurut saya kenapa template ini sangat bagus untuk digunakan! Hal yang pertama template blog ini telah mendukung SEO, Responsive, dan Sangat Ringan. Tipografi template yang minimalis membuat template tampak sederhana dan rapih membuat blog menjadi sangat ramah bagi pengunjung. Pokoknya cukupe okelah menurut saya...  Selain itu isunya template blog ini sebenarnya dibuat khusus untuk calon publisher adsense yang ingin mengajukan diri ke google adsense termasuk meningkatkan pendapatan CTR Adsense.  5. Membuat Menu Navigasi: About, Kontak, dan Daftar Isi  Banyak blogger menyarankan bahwa menu navigasi sebaiknya berisi Disclaimer dan Privacy Policy web selain About, Kontak, dan Daftar Isi. Namun entah mengapa saya melanggar saran ini.  Saya malah hanya membuat 3 menu navigasi utama berisi About atau Profil, Kontak, dan Daftar Isi saja.   Pada menu Profil saya mendeskripsikan profil saya dan blog saya tersebut sebagai sebuah blog pribadi dengan panjang kata tidak melebihi 200 - 300 kata.  Samahalnya juga dengan menu Kontak saya hanya mendeskripsikan diri secara singkat dan menautkan beberapa akun sosial media, email, dan nomor WA saya.  Sementara pada Daftar Isi saya mengisi kode HTML yang berfungsi menampilkan seluruh isi blog saya dalam satu halaman.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Sementara untuk Label atau Kategori Postingan saya membiarkannya saja berada pada widget atau badan blog dan tidak membuat menu navigasi khusus untuk mengarah kesana.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Yap... saya hanya memasang widget kategori pada badan blog saja.  6. Menunggu 5 atau Hampir Mendekati 6 Bulan Kemudian Mengajukan Blog Ke Google Adsense  Saat membuat blog baru! Saya menahan diri saya hingga usia atau umur blog mendekati 6 bulan lalu mengajukan blog ke google adsense dengan blog hanya memiliki 60 buah artikel bahkan saat itu visitor blog perharinya tidak melebihi 100 bahkan di waktu-waktu sepi pengunjung hanya mendapatkan 10 visitor perhari.  Hal tersebut dirasa wajar mengingat konten blog yang saya tulis adalah konten yang tidak memiliki niche yang banyak digemari orang seperti berita, informasi it, tutorial blogging, dan tips menarik.  Melainkan saya hanya menulis tulisan yang bersifat seperti diary. Mengingat blog tersebut sengaja saya buat dan jadikan blog pribadi saja!  7. Membuat 4 Artikel saat dalam Masa Review Google Adsense  Sebenarnya disarankan untuk menyiapkan 7 buah artikel atau lebih dari itu untuk persiapan dalam memasuki tahap review google adsense hingga iklan muncul di blog atau ditolak.  Namun saat itu saya hanya mampu menyiapkan 4 buah artikel siap posting untuk blog.  Setelah mengajukan diri ke google Adsense saya diharuskan untuk membuat satu kode iklan untuk dipasangkan di blog.  Setelah melakukan semua itu!  Banyak blogger menyarankan untuk menyiapkan beberapa jumlah artikel untuk di posting setiap hari 1 artikel saat masa pengajuan google adsense. Ini dilakukan agar blog tampak terlihat update dan memiliki potensi yang besar untuk disetujui.  Alhasil pada tahap review google adsense tersebut saya memosting sedikitnya 1 buah artikel perhari tiap pagi di jam 08.xx Wita  Hingga pada hari ke tiga akhirnya Iklan Muncul dan saya mendapatkan pemberitahuan dari google via email bahwa Blog saya telah diterima dan kini sudah dapat menayangkan iklan di blog.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense 1 buah artikel yang tersisa dari 4 buah artikel saya posting lagi di hari ke empat pada jam yang sama dan di hari ke empat itu saya menerima email lagi dari google yang informasinya akun adsense saya telah diterima full approve dimana saya dapat langsung menayangkan iklan pada blog apa saja yang saya miliki selama blog masih mematuhi kebijakan google adsense.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Hari itu hati saya sangat gembira dan bersyukur Alhamdulillah akhirnya usaha dan doa saya dijabah juga oleh Allas Swt. Begitu gembiranya saya hari itu bahkan untuk makan pun saya lupa. Saya malah sibuk untuk mulai melangkah dan konsisten untuk menuliskan konten berkualitas lagi bermanfaat untuk pembaca-pembaca blog saya.  Namun satu hal yang pasti cara yang saya lakukan di atas mungkin berbeda dengan apa yang akan anda dapatkan! Tetapi setidaknya tulisan ini dapat menjadi gambaran dan referensi kamu dalam menindaklanjuti kesiapan kamu ketika akan memulai dan mencoba peruntungan di google adsense. Selamat mencoba dan jangan lupa berkomentar tentang pengalaman kamu mengikuti ulasan saya di atas.  Salam blogging dan sukses selalu teman-teman...
1 buah artikel yang tersisa dari 4 buah artikel saya posting lagi di hari ke empat pada jam yang sama dan di hari ke empat itu saya menerima email lagi dari google yang informasinya akun adsense saya telah diterima full approve dimana saya dapat langsung menayangkan iklan pada blog apa saja yang saya miliki selama blog masih mematuhi kebijakan google adsense.

Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Full Approve – Tidak bisa dipungkiri bahwa Google Adsense hingga kini masih memiliki daya tarik yang kuat untuk kalangan internet marketer termasuk seorang blogger. Hal ini dikarenakan Google Adsense merupakan publisher iklan terbesar di dunia yang memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas dan tidak terbatas sehingga memberikan harapan besar untuk setiap internet marketer terutama blogger dalam menjadikan aktivitas blogging mereka memiliki penghasilan.  Di luar sana kamu mungkin sudah pernah mendengar banyak kisah blogger sukses yang memiliki pendapatan puluhan dollar hingga ratusan juta rupiah dari aktivitas mereka sebagai internet marketer dan blogger.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense  Tetapi untuk tulisan saya kali ini bukanlah sebuah motivasi sukses dan memang tidak akan memberikan jaminan bahwa kamu akan menjadi sukses seperti blogger-blogger yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya.  Tetapi satu hal yang pasti! Sebuah referensi selalu mendatangkan manfaat untuk pembacanya.  Kita semua tahu bahwa untuk menjadi seorang publisher Google Adsense ada banyak proses yang harus dilewati! Termasuk harus memiliki kesiapan mental bila sewaktu-waktu kita malah ditolak terus menerus saat melakukan pengajuan Google Adsense.  Setiap blogger memiliki pengalaman dari permasalahan yang mereka hadapi ketika mendaftar sebagai publisher Google Adsense hingga akhirnya mereka diterima.  Sehingganya bersama tulisan ini! Saya akan sedikit berbagi beberapa pengalaman yang pernah saya coba terapkan ketika melakukan pengajuan Google Adsense blog hingga diterima.  Namun sebelum membahas bagaimana cara saya hingga diterima sebagai Publisher Google Adsense! Ada baiknya kamu mungkin perlu membaca beberapa pengalaman saya saat pertama kali mencoba Google Adsense blog sebelum akhirnya disetujui.  Kisah Saya Saat Pertamakali Berkenalan dan Menjalankan Adsense  Pertama kali saya mencoba Google Adsense yakni melalui akun youtube! Padahal saat itu saya telah memiliki satu buah blog namun setiap kali melakukan pengajuan Google Adsense saya malah sering mendapatkan balasan email dari google bahwa blog saya tidak memenuhi kriteria Google Adsense.  Saat itu saya berpikir mungkin blog saya belum memiliki rating yang bagus di search engine termasuk page view yang masih di bawah rata-rata.  Lambat laun saya malah makin malas dalam mengelola blog hingga akhirnya di suatu waktu saya membaca dan mencari berbagai macam tutorial dan termasuk menengok pengalaman-pengalaman blogger lain.  Dari kisah-kisah mereka tersebut saya akhirnya menemukan satu pencerahan bahwa mendaftar Google Adsense dapat langsung diterima bila kita mengajukan pendaftaran Google Adsense tersebut melalui youtube. Saat itu pendaftaran google adsense melalui youtube belum dibatasai dengan syarat channel youtube harus sudah memiliki 10.000 view seperti sekarang.  Saat menjalankan Adsense melalui youtube dan dalam beberapa bulan kemudian setelah akun Adsense saya mencapai pendapatan di atas 10 dollar akhirnya saya mendapatkan satu PIN verifikasi akun Adsense saya.  Namun sesuatu yang menjadi sebuah harapan saya tidak dapat terpenuhi. Google Adsense yang dihubungkan dengan youtube saat itu tidak bisa dihubungkan langsung dengan blog. Melainkan saya diharuskan mengajukan blog ke Google Adsense secara terpisah dengan syarat blog telah berdomain TLD padahal saat itu saya telah dapat menayangkan iklan di video youtube.  Mengapa di blog tidak bisa dan harus diajukan secara terpisah? Hanya pihak Google yang memiliki kewenangan menanggapi ini!  Dilema Harus Menggunakan Domain TLD atau Tetap Pada Blogspot  Akhirnya karena memiliki keinginan besar agar blog saya dapat menayangkan iklan google adsense. Saya mulai memberanikan diri untuk membeli sebuah domain TLD. Padahal dalam hati berat juga mengeluarkan beberapa rupiah untuk membeli domain.  Namun setelah ditelusuri lebih jauh! Saya sebenarnya telah diuntungkan karena tidak harus membeli dan menyewa hosting pertahun dengan biaya yang lumayan besar. Sebab hosting saya langsung dari layanan google dan saya hanya perlu membeli domain seharga seratusan ribu rupiah per tahunnya yang tentunya itu hanya sekitar 2 - 3% dari biaya hosting pertahun bila memilih self host.  Setelah saya menggunakan Domain TLD saat itu adalah domain dot-COM. Mulailah saya mengajukan diri lagi sebagai Publisher Google Adsense untuk yang kesekian kalinya.  Akhirnya.., saya ditolak lagi!  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Mula-mula dikarenakan blog yang tidak memenuhi kriteria, konten artikel yang dianggap terpotong, menu navigasi yang membingungkan, hingga pada masalah konten blog yang tidak memadai.   Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Dari hari ke hari hingga bulan ke bulan saya terus memperbaiki itu, termasuk mengikuti beberapa saran untuk menunggu umur blog hingga 6 bulan setelah menggunakan domain TLD!  Suatu ketika mentoklah saya akhirnya pada konten blog yang belum memadai! Dan lagi-lagi masih mendapatkan penolakan di usia blog yang sudah hampir masuk tahun ke 3 (tiga) dengan kunjungan blog saat itu sudah hampir mencapai 3K dalam sehari.  Akhirnya Saya Putus Asah Tetapi dengan Harapan yang Masih Sangat Tinggi  Jujur saja saya agak kecewa dan putus asah! Betapa tidak perjuangan besar hampir mencapai tiga tahun blogging dan membangun blog saya yang saat itu. Malah selalu mendapatkan penolakan Google Adsense dengan balasan konten yang belum memadai.  Setelah beberapa persoalan itu menjadi lebih rumit! Saya memilih untuk mencari jawabannya dengan melakukan searching di internet dan tentu saja masih mengandalkan sang empu yaitu Google. Banyak solusi yang ditawarkan salah satunya saya diharuskan memperbaiki konten blog dengan menaikan standar gizi tulisan agar lebih banyak manfaatnya bagi pembaca kemudian mencoba lagi mengajukan blog ke Google Adsense.  Saat itu ada banyak ulasan dan tips yang saya temukan mengenai permasalahan agar blog mudah diterima google adsense.  Namun hanya dua tips yang menjadi pilihan saya saat itu!  Yakni memperbaiki konten blog dimana saya harus meningkatkan kualitas artikel di blog saya atau membuat blog baru!  Namun karena sudah terlanjur patah hati pada blog yang pertama. Saya pun memilih untuk membuat blog baru saja dan siapa yang mengira bahwa pilihan ini akhirnya membawa saya ke sini dan mendapatkan satu akun adsense full approve yang bisa saya hubungkan ke blog blogspot atau blog dengan domain TLD.  Cara Saya! Diterima saat Daftar Google Adsense Blog  1. Membuat Blog Baru Blogspot  Alasan mengapa saya memilih untuk membuat blog baru selain oleh permasalahan yang sudah saya sebutkan di atas! Beberapa alasan lain dikarenakan blog baru belum memiliki citra buruk dan citra baik.  Dimana blog masih bersifat lugu, polos, dan belum berdosa.  Intinya yah blog masih netral di mata pembaca termasuk oleh mata reviewer google adsense. Sehingga potensi blog dinilai dengan baik tanpa baper lebih terkesan mendekati akan dilihat secara adil tanpa memperhatikan blog sudah pernah memiliki citra buruk sebelumnya.  Selain itu! Saya merasa bahwa saya akan lebih fokus untuk mengembangkan satu blog yang saya khususkan untuk mencoba peruntungan Google Adsense.  2. Membeli dan Menggunakan Domain Baru TLD Indonesia /.id/  Saran beberapa blogger mastah yang sudah terkenal sepak terjangnya seperti mas sugeng dan mas ghe jhon. Mereka lebih menyarankan agar saat mengajukan diri untuk menjadi publisher google adsense sebaiknya gunakan blog berdomain TLD sebab bilamana akun adsense disetuji nantinya maka saya akan mendapatkan akun adsense full approved di mana saya bisa memasangkan iklan adsense tersebut di semua blog yang saya miliki. Termasuk pada blog blogspot yang gratisan maupun yang sudah berdomain premium asalkan blog tidak melanggar peraturan google adsense seperti blog kopas, blog aplikasi bajakan, dan blog-blog yang melanggar hak cipta digital.  Saya sebagai seorang blogger pemula! Tentunya menurut saja... Meski saya tahu bahwa saya telah mencoba mengajukan blog dengan domain TLD juga sebelumnya namun mendapatkan penolakkan. Saya mencoba lagi...  3. Membuat 60 Buah Artikel Pertama untuk Blog  Sebuah blog memang harus memiliki konten setidaknya beberapa artikel kalau perlu bisa mencapai lebih dari 60 buah artikel. Meski sebenarnya kita tahu bahwa pihak google adsense tidak mematok berapa syarat jumlah artikel yang harus dimiliki blog saat mengajukan diri ke google adsense.  Tapi kita tetap saja harus mengisi konten. Sebab konten blog merupakan salah satu penilaian oleh google adsense.  Sampai di sini mungkin diantara kamu ada yang bertanya! Artikel apa sajakah yang saya tulis di blog tersebut?  Saya hanya mengisi konten blog tersebut dengan beberapa cerita, puisi, cerpen, opini, hingga argumen lepas dan tidak ada sama sekali artikel-artikel besar seperti artikel gosip, artikel bola, hingga panduan blogging yang mungkin bermanfaat untuk banyak orang.  Saya hanya menulis sejenis tulisan harian di blog tersebut sehingga blog malah tampak dan bisa dibilang sebagai blog pribadi.  Satu hal yang perlu dicatat dalam menyiapkan 60 buah artikel adalah menulis konten asli dan menghindari kopas. Bahkan saya tidak terlalu memperdulikan berapa jumlah kata per-satu artikel yang harus saya tulis.  Sebab jika ingin menghitung jumlah kata dalam puisi! Maka pasti jarang mendapatkan jumlah kata di atas 200 kata per artikel khusus untuk tulisan puisi sementara untuk tulisan cerita, cerpen, opini, dan gagasan lepas bisa mencapai sekitar 600 hingga 800 kata tiap tulisan dan mungkin saja mencapai 1000.  Saat itu saya tidak mementingkan dan membuat target membuat artikel di atas 1000 Kata. Seperti yang disarankan blogger-blogger mastah.  Baca Juga: Pertanyaan Umum Syarat Google Adsense Mudah diterima  4. Menggunakan Template Blog Brosense Buatan Mas Sugeng  Beberapa blogger menyarankan untuk menggunakan template Brosense saat mengajukan google adsense. Saya tidak begitu berpikir bahwa sebuah template blog memiliki pengaruh dan penilaian untuk pengajuan google adsense. Tapi satu hal yang pasti bahwa akun adsense saya diterima melalui blog baru dengan template brosense buatan Mas Sugeng.  Ada beberapa hal menurut saya kenapa template ini sangat bagus untuk digunakan! Hal yang pertama template blog ini telah mendukung SEO, Responsive, dan Sangat Ringan. Tipografi template yang minimalis membuat template tampak sederhana dan rapih membuat blog menjadi sangat ramah bagi pengunjung. Pokoknya cukupe okelah menurut saya...  Selain itu isunya template blog ini sebenarnya dibuat khusus untuk calon publisher adsense yang ingin mengajukan diri ke google adsense termasuk meningkatkan pendapatan CTR Adsense.  5. Membuat Menu Navigasi: About, Kontak, dan Daftar Isi  Banyak blogger menyarankan bahwa menu navigasi sebaiknya berisi Disclaimer dan Privacy Policy web selain About, Kontak, dan Daftar Isi. Namun entah mengapa saya melanggar saran ini.  Saya malah hanya membuat 3 menu navigasi utama berisi About atau Profil, Kontak, dan Daftar Isi saja.   Pada menu Profil saya mendeskripsikan profil saya dan blog saya tersebut sebagai sebuah blog pribadi dengan panjang kata tidak melebihi 200 - 300 kata.  Samahalnya juga dengan menu Kontak saya hanya mendeskripsikan diri secara singkat dan menautkan beberapa akun sosial media, email, dan nomor WA saya.  Sementara pada Daftar Isi saya mengisi kode HTML yang berfungsi menampilkan seluruh isi blog saya dalam satu halaman.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Sementara untuk Label atau Kategori Postingan saya membiarkannya saja berada pada widget atau badan blog dan tidak membuat menu navigasi khusus untuk mengarah kesana.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Yap... saya hanya memasang widget kategori pada badan blog saja.  6. Menunggu 5 atau Hampir Mendekati 6 Bulan Kemudian Mengajukan Blog Ke Google Adsense  Saat membuat blog baru! Saya menahan diri saya hingga usia atau umur blog mendekati 6 bulan lalu mengajukan blog ke google adsense dengan blog hanya memiliki 60 buah artikel bahkan saat itu visitor blog perharinya tidak melebihi 100 bahkan di waktu-waktu sepi pengunjung hanya mendapatkan 10 visitor perhari.  Hal tersebut dirasa wajar mengingat konten blog yang saya tulis adalah konten yang tidak memiliki niche yang banyak digemari orang seperti berita, informasi it, tutorial blogging, dan tips menarik.  Melainkan saya hanya menulis tulisan yang bersifat seperti diary. Mengingat blog tersebut sengaja saya buat dan jadikan blog pribadi saja!  7. Membuat 4 Artikel saat dalam Masa Review Google Adsense  Sebenarnya disarankan untuk menyiapkan 7 buah artikel atau lebih dari itu untuk persiapan dalam memasuki tahap review google adsense hingga iklan muncul di blog atau ditolak.  Namun saat itu saya hanya mampu menyiapkan 4 buah artikel siap posting untuk blog.  Setelah mengajukan diri ke google Adsense saya diharuskan untuk membuat satu kode iklan untuk dipasangkan di blog.  Setelah melakukan semua itu!  Banyak blogger menyarankan untuk menyiapkan beberapa jumlah artikel untuk di posting setiap hari 1 artikel saat masa pengajuan google adsense. Ini dilakukan agar blog tampak terlihat update dan memiliki potensi yang besar untuk disetujui.  Alhasil pada tahap review google adsense tersebut saya memosting sedikitnya 1 buah artikel perhari tiap pagi di jam 08.xx Wita  Hingga pada hari ke tiga akhirnya Iklan Muncul dan saya mendapatkan pemberitahuan dari google via email bahwa Blog saya telah diterima dan kini sudah dapat menayangkan iklan di blog.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense 1 buah artikel yang tersisa dari 4 buah artikel saya posting lagi di hari ke empat pada jam yang sama dan di hari ke empat itu saya menerima email lagi dari google yang informasinya akun adsense saya telah diterima full approve dimana saya dapat langsung menayangkan iklan pada blog apa saja yang saya miliki selama blog masih mematuhi kebijakan google adsense.  Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Hari itu hati saya sangat gembira dan bersyukur Alhamdulillah akhirnya usaha dan doa saya dijabah juga oleh Allas Swt. Begitu gembiranya saya hari itu bahkan untuk makan pun saya lupa. Saya malah sibuk untuk mulai melangkah dan konsisten untuk menuliskan konten berkualitas lagi bermanfaat untuk pembaca-pembaca blog saya.  Namun satu hal yang pasti cara yang saya lakukan di atas mungkin berbeda dengan apa yang akan anda dapatkan! Tetapi setidaknya tulisan ini dapat menjadi gambaran dan referensi kamu dalam menindaklanjuti kesiapan kamu ketika akan memulai dan mencoba peruntungan di google adsense. Selamat mencoba dan jangan lupa berkomentar tentang pengalaman kamu mengikuti ulasan saya di atas.  Salam blogging dan sukses selalu teman-teman...
Hari itu hati saya sangat gembira dan bersyukur Alhamdulillah akhirnya usaha dan doa saya dijabah juga oleh Allas Swt. Begitu gembiranya saya hari itu bahkan untuk makan pun saya lupa. Saya malah sibuk untuk mulai melangkah dan konsisten untuk menuliskan konten berkualitas lagi bermanfaat untuk pembaca-pembaca blog saya.

Namun satu hal yang pasti cara yang saya lakukan di atas mungkin berbeda dengan apa yang akan anda dapatkan! Tetapi setidaknya tulisan ini dapat menjadi gambaran dan referensi kamu dalam menindaklanjuti kesiapan kamu ketika akan memulai dan mencoba peruntungan di google adsense. Selamat mencoba dan jangan lupa berkomentar tentang pengalaman kamu mengikuti ulasan saya di atas.

Salam blogging dan sukses selalu teman-teman...

16 komentar

avatar

Sangat menginspirasi gan

avatar

Semoga membantu kawan! Salam jumpa...

avatar

Haha nice share, sukses ya gan

avatar

Hehe... salam jumpa dan usaha kawan...

avatar

itu agan upgrade GA yang hosted ya yang dr youtube atau daftar lagi dr awal memakai email yang berbeda? terimakasih ya

avatar

gan saya kan udah daftar GA lewat youtube dan approve ,cuma kan adsense hosted . kl sy mau bikin yang non approve apakah saya harus bikin blog pakai akun email yg buat daftar GA kemarin yg youtube atau bikin blog pakai akun email yang berbeda,..terimakasih gan

avatar

Iya gan bisa dibilang begitu! Saya upgrade Adsense Hosted yang disetujui dari youtube ke non hosted dengan mengajukan kembali blog yang sudah berdomain premium (TLD). Sebagai aturan Adsense akun Non Hosted di dapat bila mengajukan adsense dengan Domain kelas ata (TLD)

avatar

Untuk kasus saya di atas! Saya membuat blog dengan email yang sama dengan kanal youtube saya. Jadi, saya hanya menggunakan satu email yakni dengan satu akun adsense yang dikaitkan ke blog dan youtube...

Jika membuat blog dengan email baru! Berarti saat pengajuan adsense sama artinya dengan membuat akun adsense baru dan hanya untuk blognya saja...

Semua pilihan! Mau dikaitkan keduanya dan dipisah.. Monggo saja mas bro...

gitu aja sih..

avatar

Ilmu ini sangat saya butuhkan, kebetulan sy juga seorang publisher adsense,

avatar

Salam jumpa yah sobat Ida Farida... Sukses selalu

avatar

sedikit bertanya.

untuk tahap ke 2 apakah agan pakai domain yang sama saat di tolak atau menggunakan domain tld baru lagi ?

apakah setelah buat blog baru agan langsung pasang domain tld atau ada jangka waktu kapan agan pasang ?

apakah ada potensi di terima apa bila, blog saya daftarkan google adsense pada 3 bulan dan di tolok lalu saya daftarkan kembali ?

avatar

Hallo sobat @Abdillah:

1. Iya gan untuk tahap ke dua memang saya mengajukan permohonan adsense memakai domain baru. Saat itu, saya menagjukan blog dengan domain TLD Indonesia (.ID)

2. Setelah membuat Blog baru, saya memang langsung memasang domain baru (.ID), sembari terus memosting artikel hingga umur blog mencapi hampir 6 bulanan barulah saya mengajukan blog ke adsense

3. Iya gan, apabila masih ditolak lihat kembali informasi pada email. Biasanya di sana ada informasi apa saja yang kurang. Perbaiki keurangan tersebut. Kemudian ajukan lagi ke adsense.

Banyak pengalaman teman-teman pemain adsense. Mereka bahkan hampir puluhan kali mengajukan diri ke adsense baru kemudian akun adsense mereka diterima.

Intinya, kita kudu sabar sembari berusaha dan berdoa.

Hanya itu saja sobat! Sukses selalu...

avatar

Gan, saya sudah mengajukan ke adsense ko lama ya di approve nya ?
Minta solusinya gan.

avatar

Haloo sobat Jaka Saputra, untuk mendapatkan adsense full approve kita butuh sabar, sebab sekali dua kali bahkan puluhan kali bisa saja pengajuan ditolak.

Saya saja hampir 13 kali pengajuan baru diterima full approve.

Itu pun dalam selang waktu tiga tahun mengembangkan blog..

intinya apabila blog telah memenuhi syarat maka adsensenya insya allah akan diterima...

jangan putus asah bila ditolak, saya kira saya telah menceritakan beberapa pengalaman saya saat adsense saya diterima full approve..

saya pikir demikian..

Sukses selalu...

avatar

Saya mau tanya kang?
Setelah kita memasukan script verifikasi adsen ke Html blog, disitukan ada tulisan masa review 3 hari.
Dan sampai sekarang sudah 1minggu saya belum ada balasasan dari adsen.
Itu solusinya gimna kang?

avatar

Umunya iya, masa review 3 hari sampai iklan muncul di blog. Namun terkadang ada juga yang satu minggu lebih.

Hanya saja jika blognya sudah menayangkan iklan, berarti adsensenya sudah di approve meski belum menerima email dari google adsense.

Jika iklan sudah muncul jangan lakukan klik sendiri, itu bahaya...

silakan menunggu saja! Jika adsensenya belum diterima maka akan ada pesan masuk dari google adsense bahwa pengajuan adsense di tolak.

pada email tersebut akan ada hal-hal yang perlu diperbaiki, lihat detailnya di email kemudian perbaiki yang disarankan google adsense.

Baru kemudian lanjutkan lagi mengajukan blog ke adsense. Intinya mencoba, perbaiki blog, mencoba lagi hingga diterima...

untuk saat ini, bersabar dulu hingga ada email pemberitahuan dari google adsense. Kalau sudah dua minggu ajukan ulang..

Berkomentarlah dengan Bijak! Mohon tidak menyertakan link aktif atau berpromosi Jasa, dll. Sebab akan dianggap SPAM dan Komentar akan kami HAPUS. So, mari Bekerja sama untuk menjaga kenyamanan...

Click to comment