IBX5A95CAB07C114

Type something and hit enter

author photo
Post by On
Bagi kamu yang saat ini sedang gencar-gencarnya merebut hati google untuk menerima kamu sebagai salah satu Publisher Google Adsense. Pasti telah melakukan berbagai macam cara untuk diterima dan disetujui menjadi salah satu dari banyak blogger untuk menjadi Publisher Google Adsense dan mendapatkan penghasilan dari sana.

Banyak proses yang perlu dilewati hingga akhirnya akun google adsense diterima dan disetujui. Tidak jarang banyak blogger yang berputus asah dan berhenti untuk menjadi publisher google adsense hanya gara-gara sulitnya diterima dan disetujui.

6 Pertanyaan Umum: Syarat Pengajuan Google Adsense Agar Mudah Disetujui

Pihak Google memang sangat selektif dalam menentukan situs: blog atau website yang kita ajukan layak atau tidak diterima menjadi salah satu publisher adsense. 

Ada banyak alasan sebenarnya yang mendasari mengapa pengajuan adsense kita ke google selalu mendapatkan penolakan. Namun alasan utama dari ribuan alasan dari tidak diterimanya pengajuan adsense kita dikarenakan situs: blog atau website yang kita ajukan tidak memadai termasuk tidak mematuhi kebijakan google adsense. Kalimat ini cukup ambigu dan bagi beberapa blogger memiliki pendapat yang berbeda mengenai kata memadai itu.

Lain halnya lagi apabila pengajuan google adsense melalui chanel youtube. Pengajuan google adsense melalui youtube prosesnya sangat mudah bahkan saat itu juga kamu langsung bisa menjadi salah satu publisher google adsense dan bisa mendapatkan uang melalui youtube. Namun akun adsense ini hanya bisa kamu gunakan pada channel youtube saja dan tidak bisa untuk dipasangkan ke blog atau website.

Jika dulu pengajuan google adsense melalui youtube hanya perlu memiliki satu video original di chanel youtube tanpa memperhatikan jumlah viewers maka saat ini sudah beda lagi. Sekarang untuk mengajukan diri sebagai publisher google adsense melalui youtube syarat utama yang harus dipenuhi yakni channel youtube yang kita miliki telah memiliki jumlah viewers minimal sebesar 10.000 viewers bahkan harus lebih.

Jika tidak mencapai itu maka proses diterimanya kita sebagai publisher google adsense masuk dalam status tunda. Dimana iklan hanya akan tayang apabila channel youtube kita telah mencapai 10.000 viewers termasuk status pendapatan online kita akan ikut tunda.

Sekarang dalam tulisan ini saya ingin merangkum 6 pertanyaan umum dari banyak pertanyaan terkait syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam mengajukan diri sebagai publisher google adsense agar mudah diterima dan disetujui google.

Pertanyaan Umum untuk Pengajuan Publisher Google Adsense Blog dan Website

1. Berapakah Jumlah Artikel Blog atau Website Untuk Pengajuan Google Adsense?

Sebenarnya tidak ada satu blogger pun yang tahu secara pasti harus berapakah jumlah artikel yang harus dipenuhi untuk mengajukan diri menjadi publisher google adsense blog dan website. Sebab dari setiap blogger memiliki pengalamannya sendiri-sendiri.

Menurut mas sugeng dalam websitenya sugeng.id bahwa untuk mengajukan diri menjadi publisher adsense setidaknya blog atau website telah memiliki lebih dari 60 buah artikel. Sementara menurut Mas Ghe Joon dalam website portal-uang.com menyebutkan bahwa berdasarkan pengalamannya dengan blog baru yang hanya memiliki 5 – 10 buah artikel blog atau website yang beliau ajukan tersebut diterima menjadi publisher adsense.

Sementara untuk pengalaman saya sendiri setelah lebih dari 13 kali mengajukan diri sebagai publisher google adsense barulah akun google adsense saya akhirnya diterima pada saat artikel blog saya mencapai 64 buah artikel.

Beberapa hal yang terjadi di atas menurut saya wajar terjadi. Sebab google sendiri tidak pernah mematok berapa jumlah artikel yang harus dipenuhi blogger dalam mengajukan blog atau website yang mereka miliki.

Jadi untuk kamu yang masih memiliki jumlah artikel di bawah 60 buah artikel tidak perlu takut mengajukan diri. Intinya coba dan terus mencoba. Sebab saya sendiri mengalami 13 kali penolakan dari 14 kali pengajuan google adsense.

2. Harus Berapa Lamakah Umur Blog atau Website Saat Pengajuan Google Adsense?

Mba Indri admin blog juragancipir.com menyebutkan bahwa google memberlakukan aturan umur blog berbeda-beda untuk tiap negara. Misalnya saja negara china! Untuk mengajukkan diri sebagai publisher google adsense setidaknya umur blog atau website telah mencapai 6 bulan. Sementara di Indonesia umur berapa saja blog dapat diajukan menjadi publisher google adsense. Mba Indri juga menambahkan berdasarkan pengalaman dan pendapatnya supaya akun google adsense mudah diterima maka setidaknya umur blog yang akan diajukan sudah mencapai 1 hingga 3 bulan.

Lain halnya dengan Mas Ghe Jhon admin blog portal-uang.com! beliau lebih menyarankan agar setidaknya blog atau website yang akan diajukan ke google adsense untuk menunggu hingga umur blog atau website mencapai 6 bulan. Senada dengan hal ini Mas Sugeng dalam website pribadinya sugeng.id juga ikut menyarankan agar setiap blogger yang akan mengajukan diri menjadi publisher google adsense sebaiknya menunggu hingga blog atau website mereka mencapai umur 6 bulan atau lebih.

Sementara pada pengalaman saya pribadi saya pernah mengajukan dua blog. Blog pertama yang saya ajukkan telah hampir mencapai umurnya di tahun ke 3. Namun blog tersebut saat pengajuan google adsense selalu mendapatkan penolakan dengan alasan konten belum memadai. Sementara pada blog yang satunya lagi pengajuan adsense saya akhirnya diterima padahal umur blog baru mencapai 5 bulan atau hampir masuk usianya yang ke 6 bulan.

Jadi untuk teman-teman blogger yang sedang berpikir untuk mengajukan diri sebagai publisher google adsense ada banyak faktor yang harus kita penuhi. Silakan kalian coba dan bagikan pendapat kalian berdasarkan pengalaman yang kalian dapat. Intinya setiap kita akan memiliki pengalaman yang berbeda mengenai usia dan umur blog saat pengajuan google adsense.

3. Blog atau Website Seperti Apakah Yang Tidak Memenuhi Kebijakan Google Adsense?

Di atas saya telah menyebutkan bahwa salah satu blog saya yang sudah hampir berumur 3 tahun. Selalu mendapatkan penolakan dari google adsense dengan alasan konten tidak memadai atau tidak memenuhi kebijakan google adsense. Menurut pendapat saya pribadi konten tidak memadai ini adalah banyaknya artikel yang ditulis dalam blog tersebut memiliki kualitas buruk.

Menurut klikmania.net salah satu penyebab mengapa tidak diterimanya kita menjadi salah satu publisher google adsense dikarenakan konten blog atau website yang diajukan tidak memadai.

Memadai di sini dimaksudkan bahwa artikel atau konten dalam blog tidak menyajikan informasi yang berkualitas, termasuk sulit dipahami oleh pembaca. Oleh karena itu banyak blogger professional yang menyarankan agar setiap blogger yang akan mengajukan diri sebagai publisher google adsense hendaknya memperbaiki kualitas artikel di blog mereka.

Perbaikan yang dimaksud adalah menaikan standard gizi yang tinggi pada artikel blognya sehingga artikel tersebut menjadi mudah dimengerti dan bermakna. Inti dari persoalan tersebut adalah membahas dan menyajikan artikel secara lugas, padat dan fokus serta menghindari basa-basi yang bertele-tele.

Berdasarkan pembahasan tersebut melihat konten blog saya yang selalu ditolak google adsense dikarenakan terdapat banyak artikel yang tidak melalui proses penyuntingan karena waktu itu saya mengejar untuk menciptakan banyak konten. Namun kini saya harus merombak dan memperbaiki semuanya. Setidaknya hal tersebut untuk menciptakan kesan dan komunikasi yang ramah kepada pembaca blog saya.

Selain menciptakan konten yang berkualitas dan bermanfaat masih ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum blog kita ajukan ke google adsense. Beberapa hal tersebut diantaranya:

  • Hindari Desain Blog Yang Terlalu Ramai dan Mengganggu

Mendesain blog dengan tampilan yang keren menurut versi kita adalah salah! Sebab terkadang apa yang kita suka belum tentu disukai oleh pembaca. Banyak blogger yang beranggapan bahwa tampilan blog yang baik harus mencerminkan kesederhanaan, tidak terlalu ramai dihiasi manik-manik dan widget tidak penting.

Oleh karena itu hendaknya kita sebagai calon publisher google adsense memilih template website yang sederhana dan simple. Memiliki antarmuka yang ramah sehingga memberi kesan yang baik kepada pengunjung yang melihatnya. Hal ini dikarenakan blog kita nantinya yang akan diajukan ke google adsense akan di-review oleh manusia bukan robot atau mesin. Sehingga mereka mampu menilai bagaimana ramah dan tidak ramahnya tampilan atau desain blog kita.

  • Hindari Menu Navigasi Blog Yang Membingungkan

Menu Navigasi berfungsi untuk mengarahkan pengunjung dalam mencari artikel bacaan yang mereka inginkan. Menu navigasi ini dipandang sangat penting dikarenakan google sendiri akan menilai bagaimana blog atau website tersebut memberikan akses yang mudah untuk pengunjungnya.

Blog atau Website dengan Menu Navigasi yang membingungkan atau malah memberikan pengalaman buruk bagi pengunjung dengan menyajikan informasi yang membuat pembaca tersesat dan bingung akan memberikan dampak buruk dari diterimanya blog menjadi publisher google adsense.

Oleh karena itu sangat disarankan dan menjadi perhatian umum agar kita dapat memberikan pengalaman yang berkesan dan menarik bagi setiap pengunjung yang datang di blog kita.

4. Haruskah Blog dengan Domain TLD/Premium untuk Pengajuan Adsense?

Sepegetahuan saya khusus untuk pengguna blog atau website yang masih terhubung dengan layanan google seperti blogger untuk blog blogspot. Pengajuan google adsense dapat dilakukan tanpa harus meng-uprgrade domain ke domain TLD atau domain Premium. Seperti .com, .id, .net dan lain-lain.

Namun pengajuan akun google adsense dengan menggunakan domain bawaan blogger yaitu masih menggunakan blogspot! Apabila disetujui kita hanya akan mendapatkan akun google adsense yang tidak full approved. Dimana iklan hanya bisa dipasangkan pada blog atau website berdomain blogspot yang kita ajukan tadi. Sehingganya bilamana kita ingin memasangkan iklan pada blog atau website lain iklan tidak akan muncul.

Selain itu pengalaman blogger-blogger professional. Mereka lebih menyarankan untuk mengajukan blog atau website yang telah berdomain TLD.

Pihak google akan lebih mengutamakan blog berdomain TLD dikarenakan blog dengan domain premium akan terlihat professional dan menunjukkan keseriusan dari pemiliknya. Potensi inilah kemudian yang memberikan anggapan bahwa pengajuan publisher google adsense dengan domain TLD akan menjadi lebih diutamakan dan berpotensi mudah disetujui dan diterima.

Baca Juga: Cara Saya Diterima! Daftar Google Adsense Full Approved

Kuntungan lain dari akun google adsense yang disetujui melalui blog atau website yang berdomain TLD adalah kita akan mendapatkan Akun Google Adsense Full Approved. Dimana akun adsense kita bisa kita hubungkan pada website manapun yang kita miliki selama blog atau website tersebut memenuhi kebijakan google adsense.

5. Bisakah Mengajukan diri sebagai Publisher Google Adsense dengan Blog Pribadi?

Banyak yang beranggapan bahwa blog pribadi memiliki tingkat kesulitan dan terkadang dianggap tidak bisa untuk diajukan sebagai publisher google adsense. Anggapan ini dikarenakan artikel atau tulisan catatan harian itu tidak masuk dalam kategori tulisan yang berkualitas dan berbobot. Namun pada kenyataannya semua itu salah.

Saya memiliki satu blog pribadi yang di dalamnya banyak berisi tulisan-tulisan pribadi sejenis diary dan tulisan curhat. Namun siapa yang menyangka dari blog pribadi tersebutlah akun adsense saya diterima full approved.

Namun yang perlu diperhatikan saya tidak mengajukan blog yang berdomain blogspot melainkan saya menggunakan domain TLD Indonesia.

Sehingganya jawaban dari pertanyaan mengajukan diri sebagai Publisher Google Adsense menggunakan blog pribadi itu bisa dan boleh-boleh saja. Hanya saja saya belum tahu apakah bisa untuk blog yang masih menggunakan domain blogspot.

6. Harus Berapakah Jumlah Pengunjung Blog Sebelum Mengajukan Diri Sebagai Publisher Google Adsense?

Menurut contohblog.com untuk mengajukan diri sebagai publisher google adsense setidaknya blog kita telah memiliki minimal 250 Pengunjung unik perharinya atau 7.500 pengunjung unik perbulannya.

Sementara dalam pengalaman pribadi!

Saya memiliki dua buah blog. Blog yang pertama memiliki 2000 hingga 3000 pengunjung tiap harinya. Namun saat diajukan ke Google Adsense. Blog ini selalu mendapatkan penolakan. Hingga akhirnya saya putus asah dan membuat blog baru.

Blog baru tersebut adalah blog pribadi yang terkadang berisi curhatan-curhatan saya atau sejenis catatan pribadi. Jumlah pengunjung pada blog tersebut jika dilihat melalui analytics di blogger hanya mencapai jumlah pengunjung tidak lebih dari 100 pengunjung perharinya. Bahkan terkadang hanya mencapai 10 pengunjung jika mendapatkan waktu-waktu sepinya.

Namun siapa yang menyangka saat blog tersebut saya ajukan ke google adsense saya diterima untuk menjadi publisher adsense dengan full approved karena saya mengajukan blog berdomain TLD Indonesia.

Berdasarkan pengalaman inilah saya berkesimpulan bahwa tidak ada batasan berapa jumlah pengunjung blog perharinya. Entah saat itu saya beruntung atau sedang apa tetapi saya sangat menyarankan untuk teman-teman yang akan mencoba mengajukan diri sebagai publisher google adsense tidak harus berputus asah. Intinya yah coba dan coba lagi.

Semoga keberuntungan ikut menghampiri anda. Selamat mencoba dan mencoba lagi! Salam Blogging...

Berkomentarlah dengan Bijak! Mohon tidak menyertakan link aktif atau mempromosikan Jasa, dll. Sebab akan kami anggap sebagai SPAM dan otomatis dihapus admin. Mari Bekerja sama untuk menjaga kenyamanan kita semua...

Click to comment