Type something and hit enter

author photo
Post by On
Flashdisk adalah sebuah perangkat elektronik yang memiliki manfaat yang sangat besar tidak hanya di kalangan IT saja, guru, mahasiswa, penikmat musik, siapapun akan sangat membutuhkan flashdisk, terutama sebagai alat yang digunakan untuk menyimpan dan mengkopi file seperti dokumen, musik, video, dan gambar.

Selain dengan harga yang cukup murah flashdisk dengan berbagai merek, kapasitas penyimpanan, kini telah mudah didapatkan di mana saja. Sehingganya Flashdisk tidak lagi merupakan barang mewah dan telah menjadi kebutuhan dasar manusia di era digital saat ini.
flashdisk desain kartu kredit

Meski diketahui, sudah banyak orang dan dari berbagai golongan telah menggunakan Flashdisk. Nyatanya masih saja ada di antara kita yang belum memahami fungsi flashdisk dengan baik.

Terutama untuk masalah keamanan flashdisk agar tidak cepat atau mudah mengalami masalah atau kerusakan fatal nantinya. Seperti mengalami error dan corrupt.

Berikut beberapa tips yang dapat anda terapkan supaya flashdisk anda akan lebih awet

1. Rajin Melakukan Scanning Virus


Kemudahan dan fleksibiltas sebuah flasdisk, untuk mencolok flashdisk dari komputer satu ke komputer yang lainnya adalah salah satu pemicu yang harus selalu mengingatkan kita supaya flasdisk selalu mendapatkan perhatian khusus.

Belum lagi ditambah apabila kita aktif dalam berinternet di warnet-warnet dan mendowload file ke dalam flashdisk. Virus komputer memiliki banyak macam varian ada yang menyebar melalui copas file antar komputer bahkan ada yang menyebar melalui internet: email, game online, download file, dll.

Oleh karena itu selalu melakukan Scanning terhadap Flashdisk anda untuk selalu mencegah virus mengendap di dalamnya.

Langkah ini harus juga diimbangi dengan komputer yang kita miliki. Selalu gunakan antivirus terpercaya dan update-lah selalu database antivirus anda agar fungsi antivirus komputer anda akan lebih hebat dan lebih jago.

Hal ini dilakukan agar antivirus anda selalu update dan dapat mengenal jenis-jenis virus baru. Perlu diketahui bahwa virus setiap harinya lahir dalam jumlah yang banyak ibaratnya seperti penjahat. Oleh karena itu sebagai polisi atau pihak keamanan kita dituntut untuk mengetahui cirri-ciri pencuri, wajah, dan apa yang dilakukannya.

Hal tersebut menjadi sangat penting dilakukan supaya sebagai pihak keamanan kita dapat melakukan tindakan lanjut untuk menangkap si pencuri.

Analogi sederhanaya adalah jika virus diibaratkan penjahat maka antivirus adalah pihak keamanan yang membutuhkan banyak informasi untuk mengenal sang penjahat dan hal yang dilakukannya.

2. Simpanlah Data yang Menurut Anda Bermanfaat Saja


Flashdisk memang adalah sebuah perangkat keras yang bisa kita gunakan untuk menyimpan berbagai data digital di dalamnya. Tetapi bukan berarti kita harus menyimpan berbagai file tanpa harus diseleksi terlebih dahulu.

Maksudnya adalah setiap kali akan melakukan penyimpanan data ke dalam flashdisk usahakan untuk selalu memperhatikan bahwa data yang kita simpan di dalam flashdisk adalah data yang kita inginkan dan tidak ada data lain yang tidak kita kenali.

Hal ini dilakukan agar data digital yang kita simpan di flashdisk menjadi terjamin keamanannya. Dimana ditakutkan jangan sampai ada file lain yang mengendap bersama virus ikut masuk ke dalam flasdisk kita.

3. Jangan Lupa Ejeck Flahsdisk Setelah Digunakan


Kadangkala setiap kali kita selesai mengunakan flahsdisk kita akan langsung mencabutnya tanpa melakukan ejeck. Padahal fungsi ejeck flashdisk sebenarnya dilakukan supaya menhindari data mengalami corupt dan error nantinya.

Selain itu cara ini dilakukan untuk menghindari potensi cepat rusaknya flashdisk yang kita miliki.

4. Hindari Flashdisk dari Basah atau Air


Selalu cegah agar Flashdisk anda tidak mudah basah atau terkena air apalagi sampai terendam di dalam air. Mungkin beberapa flashdisk ada yang diklaim waterproof atau tahan/anti air, tetapi sebaiknya kita selalu berhati-hati dalam menjaga dan menggunakan flashdisk yang kita miliki. Apalagi kita ketahui bahwa barang elektronik banyak memiliki kerawanan terhadap air.

5. Jangan Format Flashdisk dari Sistem awalnya Ke Format Lain Seperti dari FAT32 ke NTFS atau Sebaliknya


Umumnya flashdisk yang beredar di pasaran memiliki file sistem yang berbeda-beda seperti FAT32, NTFS, exFAT, dll. Alangkah bagusnya sistem dalam Flashdisk tersebut jangan diformat dengan tujuan mengganti sistemnya seperti yang kita inginkan.

Misalnya: kita ingin mengubah (memformat) Flashdisk dari sistem FAT32 ke NTFS atau yang lainnya. Jangan pernah melakukan hal tersebut sebab menurut beberapa orang alangkah baiknya menggunakan Flashdisk sesuai standar yang telah ditentukan pabriknya. Sebab ditakutkan hal tersebut akan mempengaruhi kinerja Flashdisk yang mungkin dapat berakibat fatal dan menyebabkan error.

Sebagai sebuah Informasi sistem FAT32 adalah format partisi atau format sistem yang sudah tua dan masih banyak jenis partisi yang lebih modern seperti NTFS.

Meski demikian Flashdisk dengan sistem FAT32 merupakan salah satu Flashdisk yang umumnya compatible dengan berbagai perangkat komputer. Baik komputer yang jadul sampai komputer modern hingga saat ini.

Akan tetapi penggunaan Flashdisk dengan system FAT32 memiliki permasalahan ketika kita akan menyalin file-file yang berukuran besar terutama di atas 4 GB. Contohnya adalah ketika hendak mengcopi file game yang berukuran besar dan di atas 4 GB maka kinerja flashdisk menjadi tidak optimal.

Meski dimungkinkan Flashdisk kita memiliki kapasitas 8 GB atau lebih besar, kita sebaiknya mengcopi file dengan ukuran di bawah dari 4 GB sebagaimana sistem FAT32 hanya mampu mengcopi file dalam ukuran kecil setiap waktunya. Hal ini dikarenakan flashdisk pada mulanya dibuat untuk menyimpan file-file kecil seperti dokumen dan musik, tidak seperti sekarang flashdisk dimanfaatkan untuk menyimpan file-file bergiga seperti film, data game, dll.

Sementara Flashdisk dengan sistem NTFS adalah salah satu jenis Flashdisk yang memiliki fungsi sangat baik dibandingkan dengan FAT32. Flashdisk dengan sistem NTFS hampir tidak memiliki batasan penyimpanan file tunggal seperti FAT32 dan memiliki kuota dan keamanan yang lebih baik dibanding FAT32, Akan tetapi jangan sampai kita memformat Flashdisk yang kita miliki dari FAT32 untuk diganti menjadi NTFS.

Sistem NTFS adalah sistem yang masih tergolong masih baru dan belum banyak perangkat yang mendukung. Jangankan perangkat portable lainnya, sistem operasi seperti Mac OS bahkan tidak dapat menulis ke perangkat dengan format partisi NTFS.

Sehingganya jika anda hanya ingin menggunakan Flashdisk untuk menyimpan file-file dalam kapasitas yang relative kecil, atau untuk digunakan di perangkat portable, seperti memutar musik dengan flashdisk sebaiknya gunakan saja Flahsdisk dengan sistem FAT32, sementara jika anda ingin menggunakan flashdisk untuk menyimpan file-file tunggal dengan ukuran yang relatif besar maka pilihan flahsdisk dengan sistema NTFS adalah pilihan paling tepat.

Oleh karena itu, sebaiknya kita membeli Flashdisk yang memiliki Format NTFS dan FAT32 dan digunakan secara khusus berdasarkan kualitas fungsi sistem di dalamnya.

Sebenarnya terkait Format Flashdisk dengan mengubah sistem awalnya ke system yang lain, tidak terlalu memiliki masalah yang serius. Tetapi untuk berhati-hati, kita sebaiknya menggunakan flashdisk berdasarkan fungsinya saja. Sesuai dengan yang telah diproduksi pabrik.

Demikian, semoga informasi terkait “Cara Cegah Flashdisk Supaya Aman dan Tidak Mudah Error atau Rusak" dapat bermanfaat untuk anda.

Sekian dan Terima Kasih.

Berkomentarlah dengan Bijak! Mohon tidak menyertakan link aktif atau berpromosi Jasa, dll. Sebab akan dianggap SPAM dan Komentar akan kami HAPUS. So, mari Bekerja sama untuk menjaga kenyamanan...

Click to comment