Type something and hit enter

author photo
Post by On
Bahasa Indonesia memang bukan sebuah ilmu yang harus dianggap remeh. Sebab, banyak sekali permasalahan yang bisa kita temukan dalam aktifitas berbahasa. Baik dalam penggunaan bahasa tulis dan bahasa lisan. Oleh karena itu jangan heran jika suatu saat kita akan dikagetkan dengan sebuah persoalan atau pernyataan bahwa bahasa yang kita gunakan salah atau keliru.

Misalnya: Mana yang benar antara menyontek dan mencontek?
Mana yang Benar Menyontek atau Mencontek? – Bahasa Indonesia memang bukan sebuah ilmu yang harus dianggap remeh. Sebab, banyak sekali permasalahan yang bisa kita temukan dalam aktifitas berbahasa. Baik dalam penggunaan bahasa tulis dan bahasa lisan. Oleh karena itu jangan heran jika suatu saat kita akan dikagetkan dengan sebuah persoalan atau pernyataan bahwa bahasa yang kita gunakan salah atau keliru.  Misalnya: Mana yang benar antara menyontek dan mencontek?  Secara umum mungkin kita tidak akan mepermasalahkan penggunaan dua kata tersebut. Entah menyontek atau mencontek keduanya memiliki makna yang sama dan tidak perlu dipermasalahkan, toh yang penting bahasa yang kita gunakan masih komunikatif dan dapat dimengerti oleh lawan bicara kita. Tetapi pada kenyataannya, apabila permasalahan atau pertanyaan di atas dikaitkan dengan penggunaan Bahasa Indonesia baku dan tidak baku. Maka, persoalan di atas harus diselesaikan untuk menemukan kata mana sebenarnya yang tepat dan harus kita gunakan dalam berbahasa atau berkomunikasi. Hal ini untuk menjelaskan dan memberikan pemahaman bahasa kepada kita, supaya bisa memutuskan kata mana sebaiknya yang kita gunakan. Khususnya pada penggunaan Bahasa Indonesia yang baku.  Melihat kata menyontek maupun mencontek, kita secara kompak akan menjawab bahwa asal kedua kata tersebut adalah perubahan bentuk dari kata dasar contek. Berdasarkan pemahaman kita, jika kata dasar dari kedua kata tersebut merupakan perubahan bentuk dari kata dasar contek seharusnya penggunaan yang benar adalah kata mencontek bukan menyontek. Ini dikarenakan secara umum jika melihat aturan atau kaidah dalam bahasa Indonesia terkait permasalahan di atas. Umumnya awalan “me/mem/meng” jika bertemu kata dasar dengan bunyi /c/ pada awal katanya, seperti pada kata contek maka akan menjadi mencontek. Contohnya: Me + Curi menjadi mencuri bukan menyuri Me + Cuci menjadi mencuci bukan menyuci Me + Cari menjadi mencari bukan menyari Me + Cakar menjadi mencakar bukan menyakar Me + Cukur menjadi mencukur bukan menyukur Tetapi apa jadinya jika ternyata penggunaan dari dua kata tersebut yang benar adalah menyontek bukan mencontek?  Dalam sebuah buku yang ditulis Heviana Septi Aryani, menyebutkan kata baku dari dua kata tersebut adalah menyontek bukan mencontek. Ini dikarenakan kata menyontek atau mencontek bukan perubahan dari kata dasar contek melainkan sontek. Sehingganya jika kata sontek dengan bunyi /s/ di awal katanya dipertemukan dengan awalan “me/mem/meng” maka akan menjadi menyontek dikarenakan bunyi /s/ mengalami perubahan atau menjadi bunyi /ny/. Contohnya: Me + Sayat menjadi menyayat (bunyi /s/ menjadi /ny/) Me + Sendiri menjadi menyendiri (bunyi /s/ menjadi /ny/) Me + Sepi menjadi menyepi (bunyi /s/ menjadi /ny) Me + Serang menjadi menyerang (bunyi /s/ menjadi /ny/) Me + Surat menjadi menyurat (bunyi /s/ menjadi /ny) Sampai di sini, mungkin anda akan bertanya kenapa bisa? Saya pun demikian tidak hanya anda. Sulit memang jika kemudian kita bertemu dengan permasalahan di atas. Satu-satunya jawaban yang bisa kita terima adalah dengan mengetahui bentuk dasar dari kedua kata tersebut. Jika dua kata tersebut adalah bentuk dari kata dasar contek maka seharusnya kata menconteklah yang benar dan harus kita gunakan. Sebaliknya jika bentuk dasar dari kedua kata tersebut adalah sontek. Maka, penggunaan yang benar seharusnya pada kata menyontek. Dilema bukan? Jujur saja ketika menemui permasalahan ini saya cukup bingung dalam memberikan sebuah kesimpulan. Sebab ulasan di atas belum terselesaikan. Mengapa belum terselesaikan? Masalah utama mengapa kita belum dapat memutuskan mana yang benar dari penggunaan kata menyontek atau mencontek adalah bentuk dasar dari kedua kata tersebut. CONTEK atau SONTEK? Akhirnya karena memiliki keterbatasan informasi dan ilmu yang memadai, saya mengandalkan KBBI Offline 1.5 atau Kamus Besar Bahasa Indonesia yang merupakan software komputer. Sebenarnya untuk menguji ini sangat dianjurkan untuk menggunakan buku KBBI. karena tidak punya, saya menggunakan alternatif yang tersedia saja. Berikut hasil penelusuran saya terkait kata mencontek dan menyontek versi KBBI Offline 1.5     Belum puas hanya menggunakan KBBI Offline 1.5 saya pun mencoba melakukan penelusuran menggunakan KBBI Online di www.KBBI.web.id dan berikut hasil yang saya temukan.          Setelah melakukan penelusuran terkait kata sontek, menyontek, dan mencontek saya menemukan dalam versi KBBI.web.id menyontek adalah mengutip (tulisan dan sebagainya) sebagaimana aslinya. Jika mengacu pada versi KBBI.web.id di atas. Maka antara kata menyontek dan mencontek kata menyontek merupakan bentuk perubahan dari kata dasar sontek serta merupakan kata yang sebaiknya kita gunakan dalam berkomunikasi atau berbahasa lisan dan tulisan.  Oleh karena itu, diharapkan setelah membaca tulisan ini, kita dapat dengan bijak memutuskan mana yang benar antara menyontek dan mencontek dan mulai mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui aktivitas berbahasa.  Demikian semoga informasi dalam postingan ini dapat bermanfaat untuk anda, apabila anda memiliki pemahaman lain atau referensi lain terkait postingan di atas. Silakan sampaikan kritik dan saran anda dengan berkomentar di bawah postingan ini. Sekian dan Terima Kasih atas kunjungan dan komentarnya.
picture by: pixabay.com
Secara umum mungkin kita tidak akan mepermasalahkan penggunaan dua kata tersebut. Entah menyontek atau mencontek keduanya memiliki makna yang sama dan tidak perlu dipermasalahkan, toh yang penting bahasa yang kita gunakan masih komunikatif dan dapat dimengerti oleh lawan bicara kita.

Tetapi pada kenyataannya, apabila permasalahan atau pertanyaan di atas dikaitkan dengan penggunaan Bahasa Indonesia baku dan tidak baku. Maka, persoalan di atas harus diselesaikan untuk menemukan kata mana sebenarnya yang tepat dan harus kita gunakan dalam berbahasa atau berkomunikasi.

Hal ini untuk menjelaskan dan memberikan pemahaman bahasa kepada kita, supaya bisa memutuskan kata mana sebaiknya yang kita gunakan. Khususnya pada penggunaan Bahasa Indonesia yang baku.

Baca Juga: Mana yang Benar Mempesona atau Memesona?

Melihat kata menyontek maupun mencontek, kita secara kompak akan menjawab bahwa asal kedua kata tersebut adalah perubahan bentuk dari kata dasar contek.

Berdasarkan pemahaman kita, jika kata dasar dari kedua kata tersebut merupakan perubahan bentuk dari kata dasar contek seharusnya penggunaan yang benar adalah kata mencontek bukan menyontek. Ini dikarenakan secara umum jika melihat aturan atau kaidah dalam bahasa Indonesia terkait permasalahan di atas.

Umumnya awalan “me/mem/meng” jika bertemu kata dasar dengan bunyi /c/ pada awal katanya, seperti pada kata contek maka akan menjadi mencontek.

Contohnya:
  • Me + Curi menjadi mencuri bukan menyuri
  • Me + Cuci menjadi mencuci bukan menyuci
  • Me + Cari menjadi mencari bukan menyari
  • Me + Cakar menjadi mencakar bukan menyakar
  • Me + Cukur menjadi mencukur bukan menyukur

Tetapi apa jadinya jika ternyata penggunaan dari dua kata tersebut yang benar adalah menyontek bukan mencontek? Dalam sebuah buku yang ditulis Heviana Septi Aryani, menyebutkan kata baku dari dua kata tersebut adalah menyontek bukan mencontek. Ini dikarenakan kata menyontek atau mencontek bukan perubahan dari kata dasar contek melainkan sontek. Sehingganya jika kata sontek dengan bunyi /s/ di awal katanya dipertemukan dengan awalan “me/mem/meng” maka akan menjadi menyontek dikarenakan bunyi /s/ mengalami perubahan atau menjadi bunyi /ny/.

Contohnya:
  • Me + Sayat menjadi menyayat (bunyi /s/ menjadi /ny/)
  • Me + Sendiri menjadi menyendiri (bunyi /s/ menjadi /ny/)
  • Me + Sepi menjadi menyepi (bunyi /s/ menjadi /ny)
  • Me + Serang menjadi menyerang (bunyi /s/ menjadi /ny/)
  • Me + Surat menjadi menyurat (bunyi /s/ menjadi /ny)

Sampai di sini, mungkin anda akan bertanya kenapa bisa? Saya pun demikian tidak hanya anda. Sulit memang jika kemudian kita bertemu dengan permasalahan di atas. Satu-satunya jawaban yang bisa kita terima adalah dengan mengetahui bentuk dasar dari kedua kata tersebut.

Jika dua kata tersebut adalah bentuk dari kata dasar contek maka seharusnya kata menconteklah yang benar dan harus kita gunakan. Sebaliknya jika bentuk dasar dari kedua kata tersebut adalah sontek. Maka, penggunaan yang benar seharusnya pada kata menyontek.

Dilema bukan?

Jujur saja ketika menemui permasalahan ini saya cukup bingung dalam memberikan sebuah kesimpulan. Sebab ulasan di atas belum terselesaikan.

Mengapa belum terselesaikan?

Masalah utama mengapa kita belum dapat memutuskan mana yang benar dari penggunaan kata menyontek atau mencontek adalah bentuk dasar dari kedua kata tersebut. CONTEK atau SONTEK?

Baca Juga: 4 Kata dalam Bahasa Indonesia yang Sering Keliru digunakan

Akhirnya karena memiliki keterbatasan informasi dan ilmu yang memadai, saya mengandalkan KBBI Offline 1.5 atau Kamus Besar Bahasa Indonesia yang merupakan software komputer.

Sebenarnya untuk menguji ini sangat dianjurkan untuk menggunakan buku KBBI. karena tidak punya, saya menggunakan alternatif yang tersedia saja. Berikut hasil penelusuran saya terkait kata mencontek dan menyontek versi KBBI Offline 1.5


Belum puas hanya menggunakan KBBI Offline 1.5 saya pun mencoba melakukan penelusuran menggunakan KBBI Online di www.KBBI.web.id dan berikut hasil yang saya temukan.


Setelah melakukan penelusuran terkait kata sontek, menyontek, dan mencontek saya menemukan dalam versi KBBI.web.id menyontek adalah mengutip (tulisan dan sebagainya) sebagaimana aslinya.

Jika mengacu pada versi KBBI.web.id di atas. Maka antara kata menyontek dan mencontek kata menyontek merupakan bentuk perubahan dari kata dasar sontek serta merupakan kata yang sebaiknya kita gunakan dalam berkomunikasi atau berbahasa tulis maupun lisan.

Oleh karena itu, diharapkan setelah membaca tulisan ini, kita dapat dengan bijak memutuskan mana yang benar antara menyontek dan mencontek dan mulai mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui aktivitas berbahasa.

Demikian semoga informasi dalam postingan ini dapat bermanfaat untuk anda, apabila anda memiliki pemahaman lain atau referensi lain terkait postingan di atas.

Silakan sampaikan kritik dan saran anda dengan berkomentar di bawah postingan ini. Sekian dan Terima Kasih atas kunjungan dan komentarnya.

Referensi Lain dapat juga anda temukan di:
  1. Kompasiana.com/irsa
  2. Kok Sontek sih, Bukan Contek?
  3. Mencontek atau Menyontek (Guraru.ORG)

Mohon tidak berkomentar dengan link aktif, termasuk berpromosi jasa dan lain-lain. Karena akan langsung dihapus

Click to comment